Connect with us

Politik

Andre Rosade ke AHY: Ditunggu Kedatangannya di Rapat BPN

Published

on

Kampanye Partai Demokrat Menyapa, AHY ajak warga Ponorogo tidak golput di Pemilu 2019. (Foto: Muh Nurcholis/NUSANTARANEWS.CO)

Kampanye Partai Demokrat Menyapa, AHY ajak warga Ponorogo tidak golput di Pemilu 2019. (Foto: Muh Nurcholis/NUSANTARANEWS.CO)

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Juru bicara BPN Prabowo-Sandiaga, Andre Rosiade menyindir Andi Arief yang memuji setinggi langit Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang hadir dalam pertemuan kepala daerah dan tokoh nasional di Bogor. Pertemuan itu sendiri diinisiasi Wali Kota Bogor Bima Arya.

Ketidakhadiran Anies Baswedan dalam pertemuan tersebut justru dicibir politikus Partai Demokrat, Andi Arief.

“Agak aneh kalau orang Demokrat memaksa atau menyentil mas Anies Baswedan untuk hadir di pertemuan Bogor yang dihadiri oleh para kepala daerah pendukung Jokowi dan yang mengincar jadi menteri dalam kabinet Pak Jokowi. Nanti waktu akan membuktikan,” cuit Andre Rosade di akun Twitter miliknya.

Dia heran mengapa Andi Arief bawel dan sentimentil. “Mas Anies Baswedan tidak didukung Demokrat, tapi kok mereka bawel karena Gubernur DKI fokus bekerja, bukan kampanye pilpres seperti kepala daerah yang hadir di Bogor kemaren. Lagian, mas Anies Baswedan enggak ingin ngelamar jadi menteri,” cetusnya.

Pertemuan di Bogor digelar di Museum Kepresidenan Balai Kirti, kompleks Istana Bogor, Rabu (15/5). Tujuannya, menjaga tensi politik nasional yang menanas.

Loading...

Sejumlah kepala daerah dan tokoh nasional tampak hadir di antaranya Bima Arya, Ridwan Kamil (Gubernur Jabar), Ganjar Pranowo (Gubernur Jateng), Zulkieflimansyah (Gubernur NTB), Nurdin Abdullah (GUbernur Sulsel), Emil Dardak (Wagub Jatim), Azwar Anas (Bupati Banyuwangi), Airin Rachmi Diany (Wali Kota Tengerang), Yenny Wahid (Direktur Wahid Foundation) dan AHY (Direktur Eksekutif The Yudhoyono Institute).

“Ditunggu kedatangannya di rapat BPN, agar paham bahwa BPN selalu melangkah sesuai koridor konstitusional. Jangan sibuk sama kepala daerah yang terbukti pro Jokowi dan tidak netral di pilpres,” ucap Andre.

Sebelumnya Andi Arief mengomentari pertemuan itu dan memuji AHY melalui di Twitter. Di waktu yang sama, Andi Arief menyindir Anies Baswedan yang tampak tak hadir.

Baca Juga:  Kalau dalam Setahun Tidak Melakukan Reformasi, Lebih Baik Tito Dipecat Saja

“Untuk menyadarkan orang banyak memang butuh resiko bagi tokoh politik seperti AHY yang berani melakukan sesuatu. Seharusnya Anies Baswedan kawan saya juga jangan diam dan bertahan pada main aman. Ada yang mengganggu akal sehat namun diam, di mana kemanusiaan kita?,” cuitnya.

“Di saat tokoh-tokoh tua, para purnawirawan jenderal dan intelektual serta tokoh agama terbelah-belah, kewajiban orang muda yang waras dan berani mengambil resiko untuk berupaya menyatukannya kembali. AHY sudah memulai, mana yang lain?,” lanjut dia.

(eda)

Editor: Eriec Dieda

Loading...

Terpopuler