Connect with us

Kesehatan

Anda Depresi? Mimpi Malam Ini Akan Mengubah Hidup Lebih Baik

Published

on

Ilustrasi Seni Tidur/Foto standard

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Apakah Anda termasuk golongan orang yang menganggap bahwa mimpi adalah bunga tidur? Iya atau tidak itu bukan soal. Yang paling penting adalah Anda tahu bahwa mimpi merupakan komunikasi yang terjadi antara tubuh, pikiran dan jiwa ketika Anda sedang tidur.

Peneliti dari Institut Pusat Laboratorium Kesehatan Mental. Michael Schredl Ph.D, mengatakan bahwa dalam mimpi, informasi baru dikombinasikan dengan informasi lama hidup seseorang dengan cara yang kreatif sehingga solusi baru akan muncu.

“Dengan kata lain, kita sendirilah sutradara, pemain dan produser yang mengatur semua adegan yang ada di kepala,” ujar Michael Schredl kepada menshealth, pada Desember 2012 silam.

“Mimpi yang terjadi pada tiap orang pun berbeda. Jika Anda ingin memahami apa maksud dari mimpi itu sendiri, yang pertama kali harus Anda lakukan adalah mengambil selembar kertas dan pensil lalu tulis apa yang terjadi dalam mimpi Anda begitu Anda terbangun dari tidur,” saran Schredl.

Setelah Anda mencatat mimpi-mimpi tersebut, bandingkan mimpi itu dengan apa yang selama ini menjadi impian Anda. Dan lakukanlah untuk mencapai apa yang dimaksud dari mimpi tersebut.

Hasil analisa terbaru menyatakan bahwa mimpi ternyata mampu mengurangi depresi seseroang. Bahkan, mimpi disebut-sebut mampu menjadi salah satu cara terbaik untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik.

Penelitian terbaru ini menyebutkan bahwa mimpi sangat penting untuk kesehatan fisik dan mental. Itu disebabkan mimpi tidak bisa dikontrol. Sebagai bukti, penemuan terbesar di dunia yakni Google yang merupakan hasil mimpi Larry Page saat dia sedang tidur.

Kajian yang dilakukan Universitas Arizona mengungkapkan orang yang mimpi pendek beresiko mengalami dementia dan itu berkontribusi terhadap penyakit seperti depresi. Tapi, mimpi yang panjang justru menyehatkan. “Mimpi itu butuh keahlian. Mimpi bisa dipelajari agar bisa menjadi lebih konstruktif,” ungkap penulis buku tentang mimpi, Charlie Morley seperti dikutip dari The Sun, Senin (26/2/2018).

Baca Juga:  Studi: Serangan Jantung 15 Persen Diakibatkan Depresi

Charlie menegaskan semua orang bisa belajar teknik untuk mimpi yang lebih baik. Mimpi itu bisa menangkal insomnia dan stres. “Mimpi bisa membuat tubuh menjadi lebih segar,” jelasnya. Bagaiamana cara bermimpi? “Sampaikan maksud dalam mimpi yang dikehendaki,” ungkap Charlie.

Jika itu sudah tercapai dan matang, orang akan melihat pola dalam mimpi. Kalau mimpi negatif, maka siapkan skenario dalam kehidupan nyata. “Percayalah kalau mimpi buruk, maka hal sebaliknya akan terjadi dalam kehidupan,” ujarnya. (Riskiana)

Editor: Achmad S.

Loading...

Terpopuler