Connect with us

Politik

Analis Komunikasi Politik Minta Anies-Sandi Adakan Dialog dengan Oposisi

Published

on

Analis komunikasi politik UIN Jakarta, Gun Gun Heryanto. Foto Ucok Al Ayubbi/ NusantaraNews

NusantaraNews.co, Jakarta – Analis Komunikasi Politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Gun Gun Heryanto Pilkada DKI Jakarta 2017 telah membuat rakyat Jakarta terpolarisasi menjadi dua kubu, yaitu pendukung Anies dan Ahok.

Gun Gun menyarankan kepada Gubernur Terpilih Anies-Sandi untuk mengadakan dialog-dialog dengan warga yang pada pilkada kemarin tidak memilihnya. Hal tersebut sangat penting bagi Anies untuk menjalankan programnya akan berjalan dengan efektif.

“Kita sama-sama tau, misalnya dengan mengadakan dialog dengan kantong warga. Itu kalo menurut saya jangan hanya kantong-kantong warga yang menjadi pendukung tapi juga bagi pendukung ahok,” ungkap Gun Gun, Sabtu (14/10/2017).

“Ingat saya selalu katakan bahwa pendukung ahok itu jiga besar. Ada sekitar 2,3 juta warga dkinyang memilih Ahok yang kecenderunganya punya loyalitas,” lanjutnya.

Gun Gun melanjutkan, dialog dengan oposisi merupakan sebuah bentuk penghormatan terhadap orang-orang yang tidak memilih Anies.

“Oleh karena itu harus ada penghormatan terhadap kelompok yang mendukung Ahok dan pemghormatan itu direpresentasikan dengan dialog. Dan dialog itu tidak parsial. Dilakukan dengan mendatangi kantong-kantong pemilih Ahok,” sambungnya.

Gun Gun menyadari bahwa hal tersebut sangat tidak mudah dan pasti akan mendapatkan resistensi dari oposisi. Akan tetapi, menurut Gun Gun proses rekonsiliasi harus tetap dijalankan untuk kemajuan Jakarta.

“Menurut saya pelan tapi pasti harus ada good will dari Anis-Sandi untuk memainkan pola komunikasi dengan basis pemilih Ahok itu akan menunjukan bahwa Anis-Sandi ini gubernur untuk semua,” pungkasnya.

Pewarta: Syaefuddin A
Editor: Ach. Sulaiman

Loading...

Terpopuler