Connect with us

Mancanegara

Amerika Serikat Ingin Bentuk Koalisi Militer di Teluk Persia

Published

on

Amerika Serikat Ingin Bentuk Koalisi Militer

Amerika Serikat Ingin Bentuk Koalisi Militer di Teluk Persia/Foto: sahar news

NUSANTARANEWS.CO – Amerika Serikat ingin bentuk koalisi militer di Teluk Persia. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dalam laman Twitternya bulan lalu sempat mempertanyakan mengapa negaranya melindungi jalur ekspedisi kapal bagi negara-negara lain secara gratis? Presiden Trump lalu mengatakan bahwa semua negara harus melindungi kapal mereka masing-masing.

Presdien Trump tampaknya berencana membentuk sebuah koalisi agar negara-negara lain bisa menanggung beban keamanan bersama. Seorang petinggi militer AS menyatakan bahwa AS mempertimbangkan untuk membangun koalisi guna menjamin keamanan jalur lalu lintas kapal di Selat Hormuz.

Kepala Staf Gabungan AS, Jenderal Joseph Dunford, mengungkap rencana tersebut pada Selasa (09/07), bahwa AS tengah menjajaki ke sejumlah negara untuk membentuk sebuah koalisi yang bisa memastikan kebebasan navigasi di Selat Hormuz dan wilayah sekitarnya.

Kekhawatiran atas keamanan di perairan tersebut meningkat setelah dua kapal tanker komersial, termasuk yang dioperasikan oleh perusahaan Jepang, diserang di dekat Selat Hormuz pada bulan lalu.

Dunford mengatakan, AS dalam beberapa pekan mendatang berencana untuk mengidentifikasi sejumlah negara yang memiliki keinginan politik untuk mendukung inisiatif ini dan kemudian bekerja sama dengan militer negara-negara tersebut guna mengindentifikasi kapabilitasnya secara spesifik.

Loading...

Oleh karena itu, dalam beberapa minggu mendatang AS berharap dapat segera dibentuk koalisi militer untuk melindungi perairan strategis di Teluk Persia.

Bila rencana koalisi itu berjalan, AS akan menyediakan kapal komando dan memimpin pengawasan pasukan koalisi di laut lepas Iran dan Yaman. Di mana kapal-kapal pasukan koalisi akan berpatroli di perairan dekat kapal-kapal komando AS dan mengawal kapal-kapal komersial yang bendera negara mereka.

Baca Juga:  Revisi UU Minerba Diminta Ditunda Sampai Terpilihnya Anggota DPR Baru

Sementara itu, Deputi Menteri Sekretaris Kabinet Jepang Kotaro Nogami menekankan bahwa Jepang akan melanjutkan upaya diplomatik guna mengurangi ketegangan di kawasan Timur Tengah dengan berkoordinasi bersama Amerika Serikat (AS) dan negara-negara lainnya.

Berbicara kepada wartawan pada Rabu (10/07), Nagomi belum memberikan komentar terkait rencana AS yang akan membentuk koalisi guna menjamin keamanan Selat Hormuz yang merupakan jalur utama energi dunia.

Nogami mengatakan menjamin keselamatan navigasi di teluk tersebut penting bagi keamanan energi Jepang, dan juga sangat penting bagi perdamaian dan kemakmuran masyarakat internasional.

Ketika ditanya mengenai apakah Pasukan Bela Diri SDF Jepang akan bergabung dalam koalisi semacam itu jika diusulkan oleh AS, Nogami mengatakan kedua negara tengah secara erat membahas situasi yang melibatkan Iran, namun menolak untuk memberi keterangan lebih lanjut. (Banyu)

Loading...

Terpopuler