Berita UtamaLintas NusaTerbaru

Aliansi BEM UNIRA Pamekasan Gelar Aksi Demontrasi, Tolak Kenaikan BBM dan Presiden Tiga Periode

Aliansi BEM UNIRA Pamekasan gelar aksi demontrasi, tolak kenaikan BBM dan presiden tiga periode.
Aliansi BEM UNIRA Pamekasan gelar aksi demontrasi, tolak kenaikan BBM dan presiden tiga periode/Foto: Aksi aliansi BEM UNIRA di DPRD Pamekasan Madura.

NUSANTARANEWS.CO, Pamekasan – Ratusan Aliansi Badan Ekskutif Mahasiswa Universitas Madura Pamekasan menggelar aksi demontrasi ke Gedung DPRD Pamekasan Madura. Senin, 11 April 2022

Kedatangan puluhan mahasiswa ingin menyampaikan penolakan terhadap kenaikan harga BBM, serta wacana penundaan pemilu dan presiden tiga periode.

Kordinator Aliansi BEM UNIRA Sofyan mengatakan, bahwa langkah yang dilakukan pemerintah menaikan BBM dan bahan pokok lainnya tidak tepat, karena saat ini ekonomi masyarakat sedang terpuruk akibat pandemi Covid-19 yang melanda negeri ini.

Disamping itu penundaan pemilu dan presiden tiga periode telah melanggar UUD 1954. Wacana yang digaungkan beberapa menteri Jokowi tentang penundaan pemilu dinilai telah mencederai demokrasi di Indonesia.

“Kami menolak kenaikan BBM, penundaan pemilu serta presiden tiga periode,” teriak korlap aksi Sofyan.

Menurut Sofyan, ada empat tuntutan yang di bawak mahasiswa ke DPRD Pamekasan. Pertama, meminta DPRD Pamekasan sama sama menolak kenaikan harga BBM. Kedua, mendesak DPRD Pamekasan menolak wacana tiga periode presiden dan penundaan pemilu tahun 2024. Ketiga, menuntut DPRD Pamekasan melakukan upaya yang nyata menyelesaiakan kelangkaan minyak goreng. Keempat, meminta DPRD Pamekasan untuk menyampaikan tututan mahasiswa sampai sampai ke ketingkat pusat.

Baca Juga:  Bank Sentral Turki Siapkan Pembayaran Gas Rusia Dengan Rubel

Saat menemui aksi massa ketua DPRD Pamekasan Fathorrahman menyampaikan bahwa dirinya akan bersama sama mahasiswa dan rakyat pamekasan.

“Sejatinya saya sebagai rakyat saya juga tidak menolak apa yang menjadi tuntutan mahasiswa,” terang Fathorrahman saat di tengah aksi massa.

Fathorrahman berjanji akan menyampaikan aspirasi yang menjadi tuntutan mahasiswa ke DPR RI. Dia menilai tuntutan mahasiswa sangat baik untuk kepertingan rakyat.

“Saya akan sampaikan empat tuntutan mahasiswa ke DPR RI,” ucapnya.

Sebelum membubarkan diri massa aksi menyanyikan lagu Indonesia raya bersama Ketua DPRD Pamekasan. (mh)

 

Ikuti berita terkini dari Nusantaranews di Google News, klik di sini.

Related Posts

No Content Available