Connect with us

Mancanegara

Aksi Timpuk Telor ke Kepala Senator Queensland Tuai Dukungan Masyarakat Internasional

Published

on

Senator Australia Fraser Anning Dilimpari Telor oleh seorang Remaja. (FOTO: NUSANTARANEWS.CO/Istimewa)

Senator Australia Fraser Anning Dilimpari Telor oleh seorang Remaja. (FOTO: NUSANTARANEWS.CO/Istimewa)

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Senator Queensland, Fraser Anning sangat kesal dengan ulah Will Connolly, remaja berusia 17 tahun yang dijuluki Eggy Boy. Pasalnya, Eggy menimpuk kepala botaknya dengan telor saat wawancara dengan awak media di Wellington beberapa waktu lalu.

Namun, tindakan Eggy juga berasal dari kekesalan pula. Sebab, senator Queensland itu membuat komentar media yang berlainan dengan pendapat umum terkait insiden nahas penembakan massal di Christchurch, Selandia Baru pada Jumat (14/3).

Usai penembakan massal yang menewaskan 50 warga muslim Selandia Baru itu, Fraser malah bukan menyalahkan sang pelaku, Brenton Tarrant. Dia menyalahkan para korban yang menurutnya keliru lantaran menjadi imigran di New Zealand. Karuan saja, pelaku penembakan diketahui ternyata memang anti imigran muslim, atau yang sering disebut dengan istilah xenophobia. Hal tersebut diketahui dari manifesto yang dibuat Brenton sebelum melancarkan aksi brutal yang menggegerkan Selandia Baru itu.

Baca juga: Mengungkap Makna Tulisan di Senapan Pelaku Penembakan Massal di Selandia Baru

Tapi, aksi terorisme Brenton mendapat seolah mendapat dukungan dari Frasser. Eggy seolah mendapat momentumnya untuk menimpuk Fraser. Alhasil, telor pecah pun menempel di kepala senator Queensland dan dua kali pukulan juga mendarat di wajah Eggy.

Dikutip The Independent, aksi Eggy justru mendapat respon baik dari publik internasional. Publik dan netizen mengumpulkan uang yang peruntukan Eggy melalui situs donasi daring GoFundMe. Donasi itu dilakukan untuk mengantisipasi jika Eggy harus berurusan dengan hukum akibat perbuatannya kepada Fraser.

Tapi, Eggy punya rencana lain. Sebagian uang yang terkumpul dia berencana menyerahkannya kepada keluarga korban penembakan massal di Selandia Baru.

Eggy dilaporkan sempat ditahan polisi usai menceplok telur ke kepala Fraser. Namun, tak lama kemudian dia dibebaskan tanpa tuntutan. Lagi pula, Eggy juga sudah menanggung akibat dari perbuatannya, yakni dua kali pukulan di wajahnya dan ditumbangkan pendukung Fraser.

Masyarakat internasional dan netizen menganggap Eggy pahlawan. Pasalnya, remaja berusia 17 tahun itu telah berani memprotes seorang senator yang dihujat seluruh dunia karena komentar bodohnya di media.

Menurut laporan, penggalangan dana tersebut sudah terkumpul lebih dari AUS$ 45.000 atau sekitar Rp 455 juta. Eggy disebut berencana mengirim uang itu kepada keluarga korban serangan teroris Christchurch.

Selain itu, dukungan kepada Eggy juga datang dari sejumlah seniman. Di antaranya penyelenggara musik Hip Hop di Florida, Amerika Serikat, Rolling Loud, kemudian ada pula band-band seperti The Amity Affliction (Australia), Violent Soho (Australia), Wheatus (AS), Hilltop Hoods (Australia) dan The Mountain Goats (AS).

Tak menyesal dengan aksinya, Eggy mencuit di Twitter. “Jangan menimpuk politisi dengan telur, kalian akan dijatuhkan oleh 30 orang di saat bersamaan, saya sudah mencobanya,” cuitnya.

Hanya saja, Polisi Victoria masih akan menyelidik insiden pelemparan telor oleh Eggy tersebut.

(eda)

Editor: Eriec Dieda

Terpopuler