Aksi Robohkan Patung di Tuban, GM FKPPI Jatim Tak Ikut Terlibat

NUSANTARANEWS.CO, Surabaya – Pengurus Generasi Muda FKPPI Jawa Timur mengatakan bahwa gejolak yang ada terkait patung Jenderal Perang China Kwan Sing Tee Koen yang berdiri gagah di Tuban diserahkan kepada kearifan lokal masyarakat Tuban.
“GM FKPPI Jatim memberikan apresiasi atas respon cepat Pemkab Tuban dan Forkopimda Tuban dengan memasang kain dan untuk segera dilakukan komunikasi ke berbagai pihak hingga permasalahan ini bisa dijelaskan dengan baik,” kata Ketua GM FKPPI Agoes Soejanto dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Minggu (6/8/2017).
Keberadaan Patung China Kwan Sing Tee Koen di Tuban telah menyorot perhatian luas publik negeri. Patung setinggi 30,4 meter itu dinilai mendistorsi sejarah bangsa Indonesia karena Kwan Sing Tee Koen bukan pahlawan kemerdekaan Indonesia.
Sejumlah organisasi masyarakat berencana menggelar aksi menuntut dirobohkannya patung tertinggi se-Asia Tenggara itu. Berdasarkan informasi yang dihimpun nusantaranews, sedikitnya ada 50 ormas akan menggelar aksi demonstrasi menuntut pembongkaran patung tersebut pada Senin (7/8/2017).
“Terhadap rencana aksi penolakan patung dan aksi menuntut dirobohkannya patung hari senin besok (7/8) GM FKPPI Jatim menyatakan tidak ikut terlibat. Bahwa segala penyelesaian persoalan sosial politik disarankan untuk dirumuskan bersama tanpa harus selalu menggunakan aksi lapangan yang bisa dibelokkan dan ditunggangi provokator menjadi seolah gerakan anti Bhinneka Tunggal Ika. Mendorong semua pihak untuk mengedepankan musyawarah, mendorong adanya komunikasi antar kelompok secara bermartabat dan saling menghargai sesama,” ujar Agoes.
Pewarta: Ach. Sulaiman
Editor: Eriec Dieda