Akses Jalan Minim, Wana Wisata Jurang Senggani Layak Disebut Destinasi Wisata Penghasil

NusantaraNews.co, Surabaya – Seiring Pemprov menggencarkan komoditi obyek wisata sebagai sarana untuk menambah APBD Jatim yang semakin hari semakin merosot, ternyata tak ditunjang prasarana infrastruktur yang memadai untuk menunjang obyek wisata untuk bisa dikunjungi wisatawan.

Salah satu obyek wisata yang minim infrastrukturnya adalah obyek wisata Jurang Senggani di desa Ngluruk Kecamatan Sendang Kabupaten Tulungagung.

Obyek wisata yang mengandalkan wana wisata bumi perkemahan dan air terjun Jurang Senggani ini termasuk baru sebagai obyek wisata.

Menurut petugas Disbupar Kabupaten Tulungagung Hari Muldoko mengatakan obyek wisata Jurang Senggani merupakan obyek wisata yang dikelola bersama melalui PKS (Perjanjian Kerja Sama) antara Perhutani,Pemkab dan pihak Desa.

“luas wana wisata disini seluas 9,2 ha yang menjadi pengelolaan dari kawasan selingkar wilis,” jelasnya saat ditemui di Tulungagung, Rabu (11/10/2017).

Sementara itu, Ketua pokdarwis (kelompok sadar wisata) Sukaji mengakui adanya kesulitan akses jalan di wana wisata tersebut. “Kami mengakui hal itu karena wana wisata ini masih belum lengkap sarana dan prasarananya” jelasnya.

Diungkapkan oleh Sukaji,pihaknya berharap pemerintah segera melengkapi pra sarana di wana wisata jurang Senggani sehingga bisa menarik wisatawan datang ke wana wisata Jurang Senggani.

“Tentunya kalau semua terpenuhi prasarana dan sarananya terpenuhi termasuk infrastruktur jalannya akan ramai pengunjung dan bisa menambah pemasukan APBD,” yakinnya.

Sukaji membuktikan keyakinannya tersebut karena sebelum ada sarana lengkap,pengunjung ke wana wisata sudah mulai ramai. “Kalau ramai terjual 500 karcis dengan harga Rp 5000 per karcisnya.Sedangkan kalau sepi terjual karcis sebanyak 150 karci setiap harinya,” tutupnya. (Yudhie)

Editor: Ach. Sulaiman