Connect with us

Budaya / Seni

Akram Khan Akan Gelar Tur Bertajuk Xenos

Published

on

Akram Khan (Foto telegraph)

NUSANTARANEWS.CO – Salah satu koreografer penari Inggris terkenal, Akram Khan, tengah menggarap projek dari karya terbarunya dengan mengangkat xenofobia ke dalam koreonya. Menurutnya ini akan menjadi produksinya yang terakhir.

Produksi bertajuk Xenos merupakan penghargaan tersendiri bagi Khan yang didedikasikan kepada tentara India dari Kerajaan Inggris yang bertempur dalam perang Dunia Partama. Ini berfokus pada kisah seorang tentara India yang tengah diguncang oleh isu-isu politik kontemporer.

“Xenos sendiri berarti orang asing atau alian dalam bahasa Yunani, yaitu xenophobia, dan sepertinya hal itu sangat relevan dengan bayangan saya tentang dunia saat ini. Bagaimana xenofobia berkembang,” ungkapnya.

Rencananya Khan akan menari Xenos pada malam pembukaan Festival Darbar, yakni festival tahunan musik India Klasik yang akan digelar di London Kamis depan.

Setelah penampilan awal tahun depan di Athena, Xenos akan melakukan tur ke Australia, Amerika Utara, dan Eropa, serta pentas di teater Sadler’s Wells di London 2018 nanti.

Khan adalah keturuan Bangladesh yang lahir di London. Pada tahun 2005 Khan dianugerahi MBE sebagai penari. Ia terkenal dengan aliran tarian hibrida kathak India klasik yang merupakan tari tradisional india dan juga tarian kontemporer.

Ia mengungkapkan bahwa dirinya selama ini banyak terlibat dalam film. Akan tetapi dirinya tidak sepenuhnya puas dengan dunia film karena baginya film sama sekali tidak dapat menuangkan makna dari tarian yang ia buat. Khan ingin benar-benar fokus pada wilayah koreografi saja.

“Bagaimana bisa menceritakan suatu cerita melalui kamera,” kata dia dilansir dari Reuters.

Penulis: Riskiana
Editor: Romandhon

Terpopuler