Connect with us

Berita Utama

Ajari Mahasiswa dan Milenials Cinta Tanah Air, Laskar Sholawat Nusantara Mahasiswa Dideklarasikan

Published

on

Ajari mahasiswa dan milenials cinta tanah air, Laskar Sholawat Nusantara Mahasiswa dideklarasikan.

Ajari mahasiswa dan milenials cinta tanah air, Laskar Sholawat Nusantara Mahasiswa dideklarasikan/Foto: Presiden LSN Muhammad Fawaid atau yang akrab dipanggil Gus Mufa.

NUSANTARANEWS.CO, Surabaya – Ajari mahasiswa dan milenials cinta tanah air, Laskar Sholawat Nusantara Mahasiswa dideklarasikan. Untuk membumikan sholawat dan cinta tanah air di kalangan milenials, Laskar Sholawat Nusantara (LSN), Selasa (22/6) mendeklarasikan wadah baru yang diberi nama Laskar Sholawat Nusantara (LSN) Mahasiswa. Wadah ini juga untuk memberikan pemahaman mahasiswa untuk peka dalam menghadapi masalah sosial yang ditemukan setiap harinya.

Deklarasi digelar di kampus institute Agama Islam Alqodiri Jember di mana dalam kegiatan tersebut dihadiri sejumlah pengurus LSN dan sejumlah pejabat pemerintah.

Beberapa pejabar yang hadir antara lain angota DPR RI LH Fadil, wakil ketua DPRD Jember Abdul Halim, Ketua Komisi B DPRD Jember Siswono dan ketua BK DPRD Jember Hamim, ketua umum LSN Mahasiswa Gus Syahri Assiddiqi. Hadir presiden LSN Muhammad Fawaid atau yang akrab dipanggil Gus Mufa.

Presiden LSN Gus Mufa mengatakan dalam tahap awal deklrasi LSN Mahasiswa tersebut merupakan gabungan dari 20 perguruan tinggi dari 4 kabupaten diantaranya Jember, banyuwangi, bondowoso dan lumajang.

”Untuk mahasiswa perguruan tinggi daerah lainnya sudah menyatakan bergabung dalam wadah LSN mahasiswa dimana untuk bersama-sama membiasakan dan membumikan sholawat di kalangan mahasiswa dan milenials,” jelasnya saat dikonfirmasi, Selasa (22/6).

Pria yang juga anggota komisi A DPRD Jatim ini mengatakan tak hanya itu, di LSN mahasiswa juga untuk mendorong adanya kajian-kajian perjalanan rasullullah sebagai suri tauladan bagi umat manusia semuanya.

“Dan kajian kebangsaan untuk memupuk cinta tanah air di mana hal ini merupakan salah satu upaya menangkal pihak-pihak yang ingin membenturkan negara dengan agama,” lanjut pria asal Jember ini.

Baca Juga:  Tanah Warga Digusur, 6 Desa di Purwakarta Terkena Proyek Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Sisi Selatan

Selain itu, kata Gus Mufa, dengan seringnya diadakan kajian-kajian dan diskusi diharapkan para mahasiswa tetap kritis dan memberikan kritik yang membangun kepada pemerintah.

“LSN mahasiswa ini bisa dikata sebagai kawah candradimukanya mahasiswa untuk tetap kritis dan memberi kritik yang membangun dimana pada hakikatnya masa depan bangsa ini ada pada pundak para mahasiswa sekarang ini,” tutupnya. (setya)

Loading...

Terpopuler