MancanegaraTerbaru

Ahli: Rudal Hipersonik AS, China dan Rusia Bisa Picu Perang Dunia

NUSANTARANEWS.CO – Ahli Proliferasi memperingatkan bahwa rudal hipersonik yang dikembangkan AS, Rusia dan China bisa memicu perang.

Kekuatan dunia yang mengembangkan rudal hipersonik harus memastikannya tidak jatuh ke tangan rezim salah yang dapat menggunakannya untuk mengancam dunia.

Sementara itu agen-agen RAND Corporation mengingatkan bahwa senjata yang bergerak dengan kecepatan super tinggi ini adalah ancaman baru karena dirancang untuk menghindari sistem pertahanan rudal dan akan memberi negara sedikit waktu untuk merespons serangan.

Jika teknologinya menyebar tidak terkendali, negara-negara bisa menetapkan pertahanan mereka pada “hair trigger” dan meningkatkan kemungkinan perang strategis berbasis rudal pecah.

“Proliferasi rudal hipersonik akan meningkatkan peluang perang strategis,” kata penulis utama studi, Richard Speier seperti dikutip The Independent.

Dunia memiliki waktu kurang dari 10 tahun untuk berkomitmen pada Non-proliferasi rudal hipersonik.

Ancaman rudal hipersonik tidak hanya berasal dari kecepatan ekstrimnya itu, tetapi juga kemampuan manuvernya, sifat yang tidak terdapat dalam peluru kendali balistik tradisional.

Baca Juga:  Jepang Mempertahankan Sanksi Tetapi Meningkatkan Impor LNG dari Rusia

Rusia, China dan AS semua mengembangkan versi teknologi mereka sendiri, dan periset RAND mengatakan bahwa mereka seharusnya setuju untuk tidak menjual sistem lengkap atau sub-sistem utama.

Mereka juga harus mengendalikan secara ketat ekspor komponen penggunaan ganda seperti mesin scramjet, kata para penulis.

Scramjets dapat mendorong pesawat ke kecepatan hipersonik dengan menggabungkan udara inrushing, dan oksigen cair on-board dengan bahan bakar. (ed)

(Editor: Eriec Dieda)

Ikuti berita terkini dari Nusantaranews di Google News, klik di sini.

Related Posts

1 of 2