Connect with us

Politik

Agar Tak Bebani Presiden, DPR Minta Pansus Angket Diselesaikan Internal

Published

on

Wakil ketua DPR RI Taufik Kurniawan. (Foto: Dok. DPR RI)

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Wakil Ketua DPR, Taufik Kurniawan mengatakan rapat pimpinan DPR yang direncanakan akan membahas tentang rencana rapat konsultasi antara Pansus Angket DPR dengan Presiden Jokowi batal di gelar. Pasalnya, rapat pimpinan tersebut tidak memenuhi kuorum.

“Kalau pimpinan ini kuorum tentunya pasti akan kami bahas. Tapi kalau memang misalnya ada beberapa pimpinan yang tidak bisa hadir karena penugasan ataupun yang lain, tentunya ini akan kami tunda ya,” ungkap Taufik, Rabu (20/9/2017)

Taufiq menerangkan ada dinamika yang terjadi dalam rapat pimpinan tersebut. Ada yang ingin langsung berkonsultasi dengan presiden. Ada pula yang ingin diselesaikan diinternal pansus angket KPK.

“Seperti yang kemarin saya sampaikan, memang, ada berkembang dua pemikiran. Yang satu di internal parlemen maupun sebagian pimpinan tentu mengharapkan ini diinternalkan Pansus, erlebih dahulu di DPR,” katanya.

Taufik melanjutkan, mengingat pansus angket adalah domain dari DPR, maka ia berharap agar kasus ini diselesaikan di internal DPR dan tidak dengan membawa ke Presiden.

Tapi paling tidak, kata dia, itu adalah sebagai salah satu bagian dari proses mekanisme internal.

“Jadi jangan membawa-bawa pemerintah, karena pemerintah nanti terbebani. Kasian pemerintah, karena kalau hal-hal yang terkait dengan internal parlemen dibawa pemerintah, terkesan seolah-olah ada intervensi walaupun tidak ya. Kita sekali lagi jangan sampai membebani pemerintah,” pungkasnya.

Pewar: Syaefuddin A
Editor: Romandhon

Loading...

Terpopuler