Connect with us

Hankam

66 Personel Armed 12 Kostrad Bakal Masuki Tes Usul Kenaikan Pangkat

Published

on

armed 12 kostrad, kenaikan pangkat, personel armed 12 kostrad, komitmen tni ad, yon armed 12, bintara, prajurit tamtama, nusantaranews, usulan kenaikan pangkat, nusantara news

Sebanyak 66 personel Yon Armed 12/155/GS/Kostrad yang terdiri dari 8 Bintara dan 58 prajurit Tamtama akan melaksanakan tes usul kenaikan pangkat. (Foto: Istimewa)

NUSANTARANEWS.CO, Ngawi – Ada 66 personel Armed 12 Kostrad bakal masuki tes usul kenaikan pangkat. Seiring dengan komitmen TNI AD guna meningkatkan kualitas SDM prajuritnya sebanyak 66 personel Yon Armed 12/155/GS/Kostrad yang terdiri dari 8 Bintara dan 58 prajurit Tamtama akan melaksanakan tes usul kenaikan pangkat.

Sebagaimana diketahui, saat ini bagi TNI AD kenaikan pangkat merupakan suatu pencapaian dan sekaligus penghargaan terhadap standar kemampuan prajurit baik dalam keseharian maupun penugasannya.

Oleh karena itu, terdapat beberapa materi uji standar kemampuan yang harus dilewati oleh prajurit TNI AD. Salah satunya yaitu uji kesegaran jasmani (Garjas) yang harus bisa dilewati oleh para peserta yang akan diusulkan untuk naik pangkat.

Pasi 3/Pers Yonarmed/12 Kostrad bidang HRD, Kapten Arm Jamaludin mengatakan, rangkaian data kemampuan garjas saat ini, diawali dengan berbagai tahap pengecekan terhadap para peserta usul kenaikan pangkat, termasuk diantaranya juga pengecekan kesehatan.

“Sebab, itu kriteria utama yang harus bisa dipenuhi oleh para peserta,” jelas Kapten Jamaludin ketika ditemui di lapangan Samapta Yonarmed-12/Kostrad, Kamis (7/2/2019).

Loading...

Jamal menambahkan, terdapat beberapa materi garjas yang nantinya bakal ditempuh oleh para peserta UKP. Selain lari selama 12 menit, para peserta UKP nantinya juga akan disuguhi dengan materi garjas berupa shuttle run hingga sit up.

“Materi garjas terbagi menjadi 2 kategori. Ada kategori A dan B. Semua kategori itu, harus mampu dilewati oleh peserta UKP,” tegasnya.

Hasil penilaian garjas tersebut, imbuh Kapten Jamaludin, nantinya akan menentukan layak atau tidaknya para prajurit untuk dinaikan pangkatnya.

Baca Juga:  Ribuan Masyarakat Nunukan Iringi Pemakaman Anggota Brimob Yang Gugur Di Papua

“Dalam kaitan dengan pembinaan SDM prajurit TNI AD, kenaikan pangkat bukan sesuatu hal yang cuma-cuma,” terangnya

“Namun merupakan akumulasi antara prestasi, kinerja keseharian serta profisiensi standar kemampuan prajurit, sehingga diharapkan prajurit TNI AD akan semakin profesional dan tangguh dalam menghadapi berbagai kompleksitas dinamika penugasan demi tegak kokohnya NKRI”, imbuh Jamal.

Sementara itu, Danyonarmed-12/155/GS, Mayor Arm Ronald Siwabessy menambahkan, Yonarmed 12/Kostrad merupakan salah satu jajaran TNI AD yang memiliki senjata tercanggih.

Untuk itu, kata Dayonarmed, peningkatan kualitas SDM prajurit merupakan suatu kewajiban.

“Kemampuan SDM prajurit harus terus ditingkatkan,” tegas Mayor Arm Ronald Siwabessy.

(nvh/anm)

Editor: M Yahya Suprabana

Loading...

Terpopuler