Connect with us

Lintas Nusa

54 Persen Kepala Desa di Kabupaten Sumenep Berpendidikan SMA Sederajat

Published

on

kepala desa, kabupaten sumene, sma sederajat, berpendidikan sma, nusantaranews

Kepala Bidang (Kabid) Pemerintahan Desa Fardi mengatakan tingkat pendidikan Kades Se-Kabupaten Sumenep terdapat 180 desa yang di pimpin Kades lulusan SMA atau setara dengan 54,71 persen pendidikan formalnya tingkat SMA sederajat. (Foto: M Mahdi/NUSANTARANEWS.CO)

NUSANTARANEWS.CO, Sumenep – Sebanyak 54 Persen Kepala Desa di Kabupaten Sumenep Berpendidikan SMA Sederajat. Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) menyampaikan pendidikan Kepala Desa (Kades) di 180 Desa berpendidikan tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) atau 54,71 persen dari jumalah 330 desa di Kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur.

Kepala (DPMD) melalui Kepala Bidang (Kabid) Pemerintahan Desa Fardi mengatakan tingkat pendidikan Kades Se-Kabupaten Sumenep terdapat 180 desa yang di pimpin Kades lulusan SMA atau setara dengan 54,71 persen pendidikan formalnya tingkat SMA sederajat.

“Untuk kades yang menjabat dengan kualifikasi lulusan SMA sebanyak 180 orang” terangnya, Minggu (3/3/2019).

Sedangkat untuk tingkat pendidikan Kades setingkat Sekolah Menengah Pertama berjumalah 97 orang atau 29,48 persen dari jumlah desa yang ada. Desa yang di jabat oleh kades berpendidikan D II sebanyak 4 orang atau 1,21 persen. Untuk kades yang pendidikannya D III 3 orang atau 0,91 persen.

“Untuk pendidikan kepala desa setingkat SMP dan SMA sudah termasuk yang kejar paket. Ada kades yang juga sudah pendidikan D II dan D III,” ucapnya

Untuk Kades yang pendidikan formlanya strata I (S 1) sebanyak 38 orang atau 11,5 persen. Sedangkat kades yang sudah berpendidikan S 2 sebanyak 7 orang atau 2,12 persen. Hanya saja sampai sampai terdapat satu desa yakni Desa Kartasada yang dijabat oleh Pj.

“Yang menjabat kepala desa masih didominasi oleh lulusan SMA, Kedepan harus ada pergeseran, minimal S 1” harapnya

Baca Juga:  Turun Dapil, Legislator PDIP Jatim Berbagi Tips Agar Koperasi Tetap Hidup di Tengah Pandemi

Ditanya apakah ada pengaruh terhadap kepemimpinan kepala desa tingkat pendidikan yang SMP, SMA dan S 1?, Pardi menjelaskan tetap ada pengaruhnya. Karena bagi kades yang berpendidikan akan bekerja dengan ilmu yang dimiliki. Sehingga di pilkades 2019 ini masyarakat harus bisa memilih calon yang memang mempunyai misi membangun desa lebih baik

“Makanya kedepan di Pilkades 2019 anak muda yang sudah S 1 dan mempunyai misi membangun desa harus berani mencalonkan diri sebagai Kapala Desa. Sehingga diharapan kemajuan desa bisa dirasakan oleh masyarakat banyak,” tandas.

Pewarta: M. Mahdi
Editor: Eriec Dieda

Loading...

Terpopuler