Politik

4 Tips Sikapi Amplop Cap Jempol di Pemilu 2019

(Ilustrasi/Istimewa)
(Ilustrasi/Istimewa)

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Setidaknya ada empat cara menyikapi amplop cap jempol di Pemilu 2019.

Waketum Partai Gerindra, Arief Poyuono menuturkan, amplop cap jempol merupakan lambang capres-cawapres Jokowi-Ma’ruf Amin berisikan uang pecahan Rp 50-Rp 20 ribu.

“Mulai H minus 3 jelang pencoblosan untuk menyapu besih amplop amplop putih tanda jempol sebagai lambang Joko Widodo-Ma’ruf Amin yang berisi uang pecah 50 ribu dan 20 ribu yang diduga siap ditebar di pelosok negeri ini,” ujar Poyuono dikutip dari keterangan tertulisnya, Jakarta, Minggu (7/4/2019).

“Amplop cap jempol itu tidak beda jauh dengan dengan 400 ribu amplop cap jempol milik Bowo Pangarso,” katanya.

Dia mengimbau masyarakat membersihkan amplop cap jempol dengan beberapa langkah.

Pertama, terima amplop cap jempol tersebut lalu laporkan Panwaslu mulai dari tingkat desa hingga pusat

Kedua, jika tidak sempat melaporkan pembagian amplop cap jempol. Ambil uangnya dan jangan pilih capres-cawapres yang sering pakai tanda jempol di bilik suara nanti.

Baca Juga:  Kurang Dapat Posisi Strategis di Parpol, Partisipasi Perempuan Jatim di Parlemen Rendah

“Ketiga, mari kita geruduk TPS Dan gunakan hak pilih kita serta menjaga, mengawasi potensi kecurangan dengan mengunakan serangan fajar amplop cap jempol,” ujar Poyuono.

Keempat, menjaga TPS hingga perhitungan suara selesai dan melakukan dokumentasi dengan foto-foto dan videokan dengan HP sehingga jadi bukti bila ada kecurangan dan viralkan.

“Kawan-kawanku kaum buruh, nelayan, petani, pedagang, mahasiswa, pelajar, emak-emak ayo tanggal 17 April kita lakukan perubahan besar untuk negeri kita ini yang sudah salah arah dan makin banyak hutang numpuk dan TKA merajalela di mana-mana,” pungkasnya.

(eda)

Editor: Eriec Dieda

Ikuti berita terkini dari Nusantaranews di Google News, klik di sini.

Related Posts

1 of 3.057