Penyelundupan Narkoba (Ilustrasi)
Penyelundupan Narkoba (Ilustrasi)

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Baru-baru ini aparatus keamanan Timor Leste berhasil menggagalkan penyulundup 150 ton bahan narkoba asal Cina yang hendak di selundukan ke Indonesia. Upaya Cina menyelundupan bahan narkoba yang dikemas ke dalam 9 kontainer dianggap sebagai tindakan nekat. Pasalnya, 150 ton bukan jumlah sedikit.

Menanggapi hal itu, Direktur Eksekutif Center Institute of Strategic Studies (CISS) M. Dahrin La Ode menilai ada upaya Cina melakukan subversi terhadap bangsa Indonesia dengan narkoba. Sebab dirinya menjelaskan selama ini, sebagian besar penyelundup narkoba ke Indonesia berasal dari Cina.

“Cina sedang melakukan subversif mental dan moral Bangsa Indonesia dengan Narkoba,” ungkap Dahrin La Ode kepada Nusantaranews.co, Sabtu (10/2/2018).

Dirinya menambahkan, setiap upaya penyelundupan narkoba ke Indonesia asal Cina, dapat diduga keras dikoordinir oleh pemerintah Cina. Dasar dugaan itu, lanjut dia, bahwa Narkoba seberat 150 ton yang diseludupkan Cina merupakan indikasi keberhasilan koordinasi dari pemerintah Cina itu sendiri.

“Jika tidak demikian, mestinya narkoba itu tidak dapat keluar dari Cina menuju Timor Leste karena mustinya sudah ditangkap pemerintah Cina,” ujarnya.

Baca Juga:
Cina Gagal Selundupkan 150 Ton Narkoba, IPW: Indonesia Pasar Potensial
Mengapa Cina Nekat Selundupkan 150 Ton Narkoba ke Indonesia?
Narkoba Menggila, Prajurit TNI Patut Diakomodasi Masuk Jajaran BNN

Jadi hubungan diplomasi Indonesia dengan Cina, kata pengamat keamanan dan pertahanan ini, tidak bisa dipercaya seperti menerima hasil komunikasi dengan seorang Pastor, Pendeta, Biksu, dan Kiai.

“Tetapi sebaliknya harus diterima sebagai serangan subversif Cina terhadap Indonesia guna melumpuhkan kekuatan budaya nasional melalui degradasi mental dan moral. Dengan begitu maka Cina dengan mudah memperdaya Indonesia untuk kepentingan politik luar negeri Cina,” ungkap Dahrin.

Sebagai informasi, aparat keamanan negara Timor Leste beberapa waktu lalu berhasil menggagalkan penyelundupan sembilan kontainer yang berisi 150 ton bahan narkoba dari Cina. Rencananya ratusan ton bahan narkoba itu hendak didistribusikan ke Indonesia. Namun saat transit ke Dili, pihak keamanan Timor Leste mengamankannya.

Kabar gagalnya Cina selundupkan 150 bahan narkoba ke Indonesia itu disampaikan oleh Kepala Badan Nasional Narkotika (BNN) Nusa Tenggara Timur, Muhammad Nur, pada Senin, 5 Februari 2018. Muhammad Nur mengatakan bahwa dirinya mendapat informasi tersebut dari langsung dari pemerintah Timor Leste.

 

Pewarta: Gendon Wibisono

Komentar