Connect with us

Mancanegara

15 Warga Palestina Tewas Tertembak, PBB Dminta Lakukan Aksi Nyata

Published

on

Israel tempatkan 100 sniper di Jalur Gaza, Hamas serukan Intifada Ketiga. (Foto: Ali Obaidat)

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Aksi kekerasan yang biada kembali dilakukan pasukan keamanan Israel dengan melepaskan berondongan tembakan ke arah ribuan warga Palestina di Gaza melakukan demonstrasi di perbatasan Israel, pada Jumat (30/3/2018).

Menanggapi hal itu, Anggota Komisi I DPR RI, Sukamta, mengecam keras aksi biadab pihak keamanan Israel tersebut yang mengakibatkan 15 warga palestina tewas dan lebih dari 1.000 lainnya alami cidera mengalami luka-luka. Sukamta juga meminta PBB segera melakukan aksi nyata untuk menekan pihak Israel.

“Kabar yang kami dapatkan, aksi warga Gaza yang dihadiri puluhan ribu orang ini dilakukan secara damai untuk memperingati Hari Tanah Palestina, hari penyitaan tanah milik warga Palestina pada 1976 silam,” tutur Sukamta di Jakarta, Senin (2/4/2018).

“Namun kemudian kerumunan aksi ditembaki secara membabi buta oleh pihak keamanan Israel. Ini jelas tindakan keji, karena penembakan dilakukan kepada warga sipil yang melaksanakan aksi damai,” imbuh Sekretaris Fraksi PKS itu.

Sukamta berharap PBB segera melakukan tindakan nyata untuk menekan pihak Isreal menghentikan kekerasan di Gaza. PBB juga perlu menurunkan tim untuk melakukan penyelidikan atas tindakan keji yang jelas-jelas berindikasi pelanggaran HAM berat.

“Dan yang tidak kalah penting, PBB perlu mengawal secara sungguh-sungguh resolusi yang telah dikeluarkan pada tahun 2016 tentang penghentian pembangunan permukiman Yahudi di wilayah Palestina dan Yerusalem Timur,” kata Sukamta.

Ia pun mengharapkan Organisasi Kerja sama Islam (OKI) untuk segera melakukan sidang darurat membahas situasi terkini di Gaza. Hal ini penting dilakukan sebagai upaya menjaga situasi di internal Palestina tetap kondusif di tengah proses rekonsiliasi yang saat ini berlangsung antara kubu Fatah dan Hamas.

Loading...

“Kami berharap pemerintah Indonesia melalui Kemenlu (Kementerian Luar Negeri) untuk mengambil inisiatif mendorong pertemuan darurat OKI,” kata Ketua Bidang Pembinaan dan Pengembangan Luar Negeri (BPPLN) DPP PKS itu.

OKI, sambungnya, juga perlu membuat langkah konkret untuk membantu rakyat Palestina di wilayah Gaza yang hingga saat ini masih terisolir. Sukamta juga berharap, umat Muslim di Indonesia dapat melakukan aksi konkret secara bersama-sama sebagai bentuk simpati atas tragedi yang menimpa warga Gaza.

Pewarta: M. Yahya Suprabana
Editor: Achmad S.

Terpopuler