Seks

Waspadai Post-Sex Blues

Foto Ilustrasi/IST
post-sex blues/Foto Ilustrasi/Istimewa/Nusantaranews

NUSANTARANEWS.CO – Istilah post-sex blues adalah sebuah kondisi yang ditandai dengan perasaan sedih, melankolis, depresi, menangis dan kelelahan usai berhubungan seksual. Murung usai berenggama ini juga dikenal dengan istilah dysphoria postcoital, seperti diutarakan professor Dr. Robert Schweitzer dari Queensland University of Technology.

Menurut Dr. Scheitzer, sedikitnya sekali orang, terutama perempuan akan mengalami post-sex blues selama hidupnya. Namun, ia mengatakan masalah ini bukan muncul karena faktor keintiman melainkan lebih pada persoalan komponen genetik dan pernah pengalami pengalaman buruk dalam kehidupan seks sebelumnya.

“Semua orang menganggap apa yang terjadi di kamar tidur adalah normal tapi ada berbagai tanggapan dalam jangka waktu segera setelah aktivitas seksual, yang dikenal sebagai fase resolusi,” ujar Dr. Scheitzer seperti dilansir Metro.

Dr. Schweitzer menjelaskan, post-sex blues umumnya bisa terjadi pada wanita yang pernah mengalami kekerasan dalam menjalin hubungan, tidak memiliki kesempatan untuk mengutarakan keinginan serta mudah mengalami perasaan benci.

Tidak hanya itu saja, ia mengatakan bahwa wanita yang memiliki sifat emosional reaktif juga rentan mengalami post-sex blues. Emosional reaktif ditandai dengan perasaan terlalu sensitif yang membuat wanita mudah memiliki perasaan negatif atau perasaan cemas karena takut kehilangan pasangan yang menyebabkan masalah seksual.

Meski demikian, Dr. Schweitzer mengatakan bahwa post-sex blues hanya berlangsung selama empat jam usai berhubungan seks. Setelah itu akan berangsur normal kembali.

Tetapi Dr. Schweitzer masih mencoba untuk mencari faktor lain yang menyebabkan post-sex blues. Untuk tujuan tersebut, ia meluncurkan survei yang hendak mengungkap keterkaitan post-sex blues dengan kesehatan mental. Ia berujar, jika Anda suka membantu dunia ilmu pengetahuan untuk menemukan faktor lain dan efek setelah berhubungan seks, anda bisa melakukannya di https://qutpsych.au1.qualtrics.com/jfe/form/SV_4ZbqxCXCzm3EH7T.

Penulis: Eriec Dieda

Komentar

To Top