Ilustrasi/Foto: Pinterest
Ilustrasi/Foto: Pinterest

NUSANTARANEWS.CO – Sebuah hasil studi dan penelitian University of Wina menyebutkan bahwa wanita dengan ukuran payudara kecil cenderung lebih sensitif menerima rangsangan ketimbang mereka yang memiliki ukuran besar.

“Payudara besar memiliki jaringan lemak yang lebih banyak daripada kelenjar. Padahal kelenjar adalah bagian sensitif dari payudara,” kata peneliti.

Senada dengan para peneliti di University of Wina, seorang seksolog asal Chicago, Illinois, Dr. Rachael Ross mengungkapkan bahwa wanita yang memiliki ukuran payudara kecil justru lebih mudah terangsang saat foreplay. Pasalnya, kata dia, kelenjar payudara yang berukuran kecil terletak di bawah lapisan lemak sehingga sensitif pada saat foreplay.

Selanjutnya, kesan muda juga melekat pada diri wanita yang memiliki ukuran payudara kecil. Seperti diungkapkan pakar bidang evolusi di London School of Economics, Satoshi Kanazawa, bahwa payudara kecil tidak akan melorot dibanding wanita yang memiliki ukuran payudara besar.

“Seperti bagian tubuh lainnya, payudara yang besar akan melorot dari waktu ke waktu, hal ini akan memberikan kesan bahwa si wanita tidak muda lagi”,” ungkapnya.

Dengan kata lain, penelitian di University of Wina, Dr. Rachael Ross dan Satoshi Kanazawa menegaskan bahwa tak ada masalah dengan para wanita yang memiliki ukuran payudara kecil, serta tak perlu minder dalam bergaul. Atau, tak perlu merasa iri dengan wanita lain yang memiliki ukuran lebih besar. Memang, umumnya para pria kerap kali memandang lebih seksi wanita yang memiliki payudara berukuran besar.

Namun, bukan berarti wanita yang memiliki ukuran payudara kecil tidak disukai pria. Malah, bila dilihat dari aspek lain ukuran payudara kecil justru lebih menguntungkan bagi wanita.

Bahkan lebih jauh lagi, ukuran buah dada kecil memudahkan wanita untuk mendeteksi kanker payudara. (ER)

Komentar