Connect with us

Sport

Van Gaal: It’s Over

Published

on

NUSANTARANEWS.CO – Pernyataan pelatih Manchester United (MU) Louis van Gaalit’s over” ketika ditanya awak media terkait apakah Jose Mourinho akan menggantikan posisinya di kursi kepelatihan MU membuat spekulasi semakin tajam. Jawaban Van Gaal itu dimaknai beragam oleh sejumlah media Inggris.

Ucapan Van Gaal tersebut terlontar ketika jurnalis Sky Sports News, James Cooper mewawancarainya usai final FA Cup pada Minggu, 22 Mei 2016 dini hari WIB.

No, no – it’s over,” ucap Van Gaal singkat.

Mourinho diketahui hadir dalam final MU verus Crystal Palace. Tetapi, The Special One enggan berkomentar ketika ditanyai awak media.

Sejak komentar itu, media-media Inggris memberitakan kesempatan Mourinho untuk jadi manajer MU pupus. Sebab, jika di laga final itu MU kalah, maka Van Gaal akan lengser dan Mourinho ditunjuk sebagai penggantinya. Hanya saja, MU malah justru menang dan meraih trofi usai pasukan Old Trafford menaklukkan Palace dalam drama perpanjangan waktu setelah di waktu normal bermain imbang.

Loading...

Laga final FA Cup diwanti-wanti akan menentukan posisi Van Gaal. Skenarionya, seperti dikabarkan sejumlah media, jika Van Gaal gagal meraih trofi, maka Muorinho dipastikan datang sebagai pengganti. Namun jika menang, Van Gaal tetap bertahan, setidaknya sampai kontraknya berakhir. Sehingga wajar kalau kemudian kalimat “it’s over” secara tidak langsung menjelaskan makna tersirat bahwa posisi Van Gaal tetap aman di kursi kepelatihan The Red Devils.

Akan tetapi, sebagian lain menterjemahkan kalimat Van Gaal itu adalah sebuah jawaban bahwa tugasnya di MU telah usai. Maksudnya, tugas Van Gaal hanya mengantarkan United meraih trofi FA Cup, dan setelah itu Mourinho didaulat sebagai penggantinya mulai musim depan.

Baca Juga:  Manajer Veteran Belanda Ditunggu Everton

Investasi Van Gaal di MU memang tak sesuai harapan. Banyangkan saja, dua tahun menukangi MU sebagai manajer, Van Gaal menghabiskan biaya lebih dari 250 juta pounds untuk merombak skuat. Namun, uang sebanyak itu melayang sia-sia karena MU hanya mampu menyabet trofi FA Cup, sementara di Premier League timnya cuma sukses di posisi kelima. Artinya, musim depan MU absen di Liga Champions dan akan bermain di Liga Europa. (RD)

Loading...

Terpopuler