Ekonomi

Tumbuhkan Ekonomi Pedagang Kecil Melalui Pasar Rakyat

Warung Ibu Dyah yang terletak di jalan Ngangel Jaya Selatan, Surabaya. Foto Semangan Berindonesia
Warung Ibu Dyah yang terletak di jalan Ngangel Jaya Selatan, Surabaya. Foto Semangan Berindonesia

NUSANTARANEWS.CO, Surabaya – Minggu pagi, terasa lengang di sudut Kota Surabaya. Tidak begitu banyak aktivitas masyarakat di luar rumah. Memang sebagian masyarakat Surabaya memiliki rutinitas yang cukup tinggi pada hari senin hingga jumat saja.

Populasi penduduk yang padat ditambah daya ekonomi yang tinggi sudah menjadi ikon kota terpadat di Indonesia ini. Surabaya sama halnya kota-kota besar lainnya. Pertumbuhan ekonominya tidak diiringi pertumbuhan masyarakat, baik dari segi pendidikan, ekonomi, hingga sosial yang merata.

Masalah-masalah tersebut memang sering kita amati di wilayah-wilayah yang memiliki potensi daya ekonomi tinggi atau di kota-kota besar. Hadirnya YBM BRI melalui program Pasar Rakyat yang diluncurkan Kantor Wilayah (Kanwil) Surabaya dalam rangka Ulang Tahun (HUT) BRI ke 121 pada akhir 2016, menjadi cikal bakal pemerataan ekonomi di kota tersebut.

Menurut Sugeng Sudariyanto sebagai Pelaksana Harian YBM-BRI Kanwil Surabaya, “Kami membagikan modal usaha untuk 20 pedagang dengan berbagai jenis jualannya”.

“Dalam bantuan yang kami salurkan ke pedagang, setiap orang kami bantu dengan modal usaha senilai Rp. 3.000.000,- dan warungnya kami branding YBM-BRI. Warung Ibu Dyah, merupakan salah satu penerima bantuan YBM BRI tersebut. Kini sudah berjalan selama tiga bulan,” tambah Sugeng.

Warung Ibu Dyah yang terletak di jalan Ngangel Jaya Selatan, Surabaya, merupakan warung nasi yang sudah lama berdiri, Ibu Dyah (32), adalah pedagang kecil yang menghidupi kedua anaknya hingga bangku sekolah. Sementara warung yang sudah lama berdiri sejak tahun 1985 hingga kini, semakin ramai dan pelanggan setianya pun bertambah. Pada Tahun 1985 warung ini merupakan warisan dari sang Ibu. Kemudian diteruskan olehnya.

“Alhamdulillah setelah ada YBM-BRI dapat menambah modal untuk dagangan yang tadi hanya gerobak kecil. Kini saya dapat membuka warung dengan tenda. Sehingga menambah keuntungan untuk membiayai sekolah anak-anak,” ucap Dyah, penerima manfaat Program Pasar Rakyat YBM BRI dengan rona bahagia. (rsb)

Editor: Achmad Sulaiman

Komentar

To Top