Berbagi Pekerjaan Rumah Dimungkinkan Dapat Meningkatkan Kuantitas dan Kualitas Seks/Foto nusantaranews/ iStock by independent
Berbagi Pekerjaan Rumah Dimungkinkan Dapat Meningkatkan Kuantitas dan Kualitas Seks/Foto nusantaranews/ iStock by independent

NUSANTARANEWS.CO – Seperti diungkapkan sebuah penelitian terbaru, bahwa perempuan akan mencapai puncak seksualnya ketika sudah menginjak usia 33 tahun. Dalam penjelasan lanjutan, penelitian tersebut mengungkapkan alasan paling penting mengapa perempuan mencapai puncaknya di usia itu karena mereka melakukan hubungan seks dengan pasangan dilandasi rasa percaya serta kematangan diri.

Melansir Metro.co.uk, kehidupan perempuan di usia 30-an tahun sudah seimbang antara pekerjaan, mengurus anak, suami dan rumah tangga. Dengan kata lain, kesibukan-kesibukan itu bisa saja membuat intensitas berhubungan seks berkurang sehingga mampu menimbulkan gairah yang sempurna.

Disebutkan, berhubungan seks dengan intensitas sering di bawah usia 30-an bukanlah faktor utama untuk mencapai titik puncak kepuasan seksual. Sebab, kepuasan sendiri erat kaitannya dengan kematangan dan kepercayaan diri.

Dalam penelitian tersebut, hanya 30 persen saja perempuan akan mampu mencapai orgamse ketika berhubungan seks di usia di bawah 30-an tahun. Meski sering melakoni seks penetratif, belum tentu secara keseluruhan orgasme dapat dicapai.

Ketika menginjak usia 30-an, perempuan kemungkinan akan kesulitan mencari waktu untuk berhubungan seks karena alasan kesibukan dan kelelahan. Jarang berhubungan seks karena alasan tersebutlah yang kemudian dinilai sebagai pemicu timbulnya gairah yang luar biasa pada perempuan. Mungkin hal yang sama juga berlaku bagi para lelaki.

Penelitian ini kemudian diperkuat oleh sebuah studi oleh House of Fraser pada 2016 lalu. Di mana studi ini melibatkan sedikitnya 2.000 perempuan yang sebanyak 64 persen mereka mengaku bahwa usia 30-an adalah masa di mana mereka merasa diri paling seksi dan memiliki kematangan dan kepercayaan diri yang sangat luar biasa. (Sego)

Komentar