Ilustrasi F-5 Super Tigris Thailand/Foto sputnik

NUSANTARANEWS.CO – Kerajaan Thailand mengambil langkah tepat dan efisien dengan meng-upgrade pesawat tempur F-5 Tiger-nya menjadi F-5ST yang lebih bonafid. Dengan tambahan 2400 jam terbang pada airframe – menjadikan F-5ST Super Tiger Thailand mampu melakukan operasi hingga 15 tahun ke depan.

Seperti diketahui, pemerintah Thailand telah melakukan konversi 10 pesawat F-5E ke F-5TS sejak tahun 2014. Dan belakangan ada paket tambahan untuk meningkatkan kemampuan F-5TS menjadi setara generasi 4.5.

Meski tampilan fisik F-5ST tidak berubah, namun perangkat avionik Super Tiger telah mengalami perubahan drastis – terutama dengan pemasangan perangkat avionic MFCD (Multi Function Cockpit Display) baru termasuk sistem DVDR, HUD, UFCP dan, ECS serta radio anti jamming AN/ARC-164 HAVE QUICK II.

Dengan adanya fitur-fitur tersebut pilot dengan mudah mendapatkan informasi penting mulai dari navigasi, rute, bahan bakar, kondisi mesin, data radar, kondisi persenjataan dan sebagainya. Perangkat avionic tambahan lainnya adalah integrasi targeting pod LITENING III dan jamming pod Sky Shield buatan Rafael Israel yang memberikan kenyamanan bagi pilot untuk melakukan misi, baik pengintaian, penargetan maupun penyergapan yang terintegrasi dengan Helm DASH. Sehingga pilot mendapatkan gambaran yang jelas melalui coupled cockpit display (CCD) untuk mengindentifikasi medan perang dengan berbagai kondisi.

Super Tiger juga akan diinstalasi datalink taktis Link-T – sehingga dapat menjalankan operasi terpadu dengan jaringan pusat pada sistem Komando dan Pengendalian AU Thailand. Apalagi dengan suntikan perangkat radar multi-mode baru yang menjadikan Super Tiger memiliki kemampuan jangkauan visual yang lebih jauh dan luas beresolusi tinggi.

Sedangkan untuk paket persenjataan akan dilengkapi dengan rudal Python-4 dan Derby untuk misi jarak dekat dan beyond visual range (BVR).

Mengikuti langkah efiensi alutsista Thailand, mungkinkah nasib F-5E Tiger II Indonesia di upgrade menjadi setara generasi 4.5. – daripada dibiarkan menjadi besi tua dan pajangan di museum. (Banyu)

Komentar