Berita Utama

Tegas Tangani Kasus, Novel Baswedan Diburu Maut

Kondisi Nove Baswedan di Rumah Sakit Mitra Keluarga, Kelapa Gading setelah disiram air keras. Foto Istimewa
Kondisi Nove Baswedan di Rumah Sakit Mitra Keluarga, Kelapa Gading setelah disiram air keras. Foto Istimewa

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan kembali diteror. Kali ini, muka penyidik sejumlah kasus besar itu disiram air keras oleh seseorang.

Pada mulanya, Novel berjalan pulang usai sholat subuh berjamaah di Masjid Al Ikhsan Rt 03 RW 10 Peg dua Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (11/4/2017), pukul 05.10 pagi.

Tiba-tiba di Jl Deposito depan masjid itu, ada dua orang laki-laki tak dikenal dengan menggunakan sepeda motor langsung menyiramkan air keras dan kena di sekitar wajah Novel.

Akibatnya, kelopak mata bagian bawah kiri menjadi bengkak dan berwarna kebiruan serta bengkak di dahi sebelah kiri dikarenakan terbentur pohon.

Pelaku melarikan diri dan korban dilarikan ke RS Mitra Keluarga Kelapa Gading guna pertolongan dan saat ini dalam perawatan di kamar No 508.

“Sekarang di Rumah Sakit Mitra Keluarga, Kelapa Gading,” kata istrinya, Selasa 11 April 2017 pagi.

Menurut istrinya, Novel meninggalkan telepon seluler di rumahnya. Ia diberi tahu tetangga-tetangganya bahwa Novel disiram air keras dan dilarikan ke rumah sakit.

Simak: Ini Tiga Upaya Pelemahan KPK Selama Bulan Maret

Novel telah beberapa kali mendapat teror. Tahun lalu, ia ditabrak mobil ketika sedang mengendarai sepeda motor menuju kantornya di Kuningan, Jakarta Selatan.

Novel juga dipidanakan atas meninggalnya tahanan, ketika ia menjadi penyidik di Bengkulu, yang telah terjadi pada 2004. Semua teror datang setelah ia memimpin penyidikan berbagai kasus besar, di antaranya kasus korupsi simulator SIM di Kepolisian. Ia sekarang menyidik perkara megakorupsi kartu tanda penduduk elektronik atau E-KTP. (BS)

Editor: Achmad Sulaiman

Komentar

To Top