Ekonomi

Tanpa Rasa Percaya Pada TNI, Menkeu: Republik Ini Akan Goyang Terus

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjadi pembicara saat Rapat Pimpinan Kementerian Ketahanan RI tahun 2017 di Aula Bhineka Tunggal Ika, Gedung Jenderal Soedirman, Kementerian Pertahanan Jakarta (12/1)/Foto: Dok. Humas Kemenkeu/Agus
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjadi pembicara saat Rapat Pimpinan Kementerian Ketahanan RI tahun 2017 di Aula Bhineka Tunggal Ika, Gedung Jenderal Soedirman, Kementerian Pertahanan Jakarta (12/1)/Foto: Dok. Humas Kemenkeu/Agus

NUSANTARANEWS.CO – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan, dalam membangun sebuah institusi diperlukan rasa aman yang diciptakan untuk melindungi anggota dan masyarakat. Selain itu, pemerintah juga perlu menciptakan rasa percaya diri bagi aparaturnya agar mampu menjaga keamanan dan pertahanan NKRI.

“Kalau republik tidak bisa menciptakan perasaan seperti itu (percaya diri) kepada para aparatnya, maka republik ini akan goyang terus,” kata Menkeu saat menjadi salah satu narasumber dalam Rapat Pimpinan Kementerian Ketahanan RI tahun 2017 di Aula Bhineka Tunggal Ika, Gedung Jenderal Soedirman, Kementerian Pertahanan Jakarta pada Kamis (12/01/2017).

“Tidak akan bisa kita membangun republik yang besar, dan hal itu terbukti dalam tax ratio yang rendah,” jelas Menkeu menambahkan.

Sri Mulyani juga menyampaikan, besarnya anggaran Kementerian Pertahanan dan militer tergantung dari kondisi keuangan negara dalam APBN.

“APBN harus bisa menjadi instrumen kebijakan yang terus menerus di jaga, baik dari sisi efektivitas maupun kredibilitasnya agar dapat menciptakan masyarakat yang adil dan makmur,” kata Sri.

Lebih lanjut Menkeu menegaskan bahwa Kementerian Pertahanan dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) memiliki peran yang penting untuk membantu menciptakan kredibilitas Negara Indonesia.

“Dulu orang yang mengatakan bahwa tidak perlu bayar pajak, tapi malah mendapat pelayanan juga dari TNI. (Ini) untuk kepentingan negara,” ujarnya.

Menkeu berpesan agar Kementerian Pertahanan dan TNI dapat mengelola belanjanya secara efektif dan efisien. Selain itu, Kementerian Keuangan juga siap membantu Kementerian Pertahanan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan prajurit dan juga meningkatkan kemampuan alat utama sistem persenjataan (alutsista).

“Tujuannya adalah agar Republik Indonesia memiliki militer yang tangguh dan bisa dibanggakan oleh kita semua,” pesannya. (ris/sel)

Komentar

To Top