Seorang Petani Memanen Genjer/Foto via latitudes/Nusantaranews
Seorang Petani Memanen Genjer/Foto via latitudes/Nusantaranews

NUSANTARANEWS.CO – Tanaman Genjer tergolong sayuran daun yang tumbuh di lahan basah seperti rawa-rawa. Di Asia, tanaman ini banyak dikreasi menjadi jenis olahan kuliner.

Jika menginginkan sayuran daun yang sehat, tanaman genjer bisa dicoba sebagai alternatif. Di Indonesia, genjer rata-rata tumbuh liar sehingga tidak perlu khawatir terhadap efek buruk residu pestisida kimiawi.

Lanny Lingga dalam buku berjudul Cerdas Memilih Sayuran menyarankan bagi penderita hiperglikemia, untuk memasukkan genjer dalam daftar menu harian. Genjer termasuk sayuran yang rendah kalori hanya 33 kcal/100 gram genjer.

Kandungan karbohidratnya sangat kecil, sehingga sangat baik bagi mereka yang menghindari indeks glikemik.Kandungan air pada genjer terbilang tinggi, sekitar 90 gram per 100 gram genjer segar. Genjer baik untuk kesehatan pencernaan, karena banyak mengandung serat, yakni serat terlarut dalam air.

Seperti sayuran hijau lain, genjer juga kaya beta-karoten. Di dalam tubuh, pigmen alami ini akan diubah menjadi vitamin A. Tubuh memerlukan vitamin A dalam jumlah banyak, sebab vitamin A memiliki beberapa fungsi yang sangat penting. Karena itu, perbanyaklah makan sayuran hijau seperti genjer yang kaya dengan beta-karoten.

Genjer juga kaya vitamin C, terutama pada bagian daunnya. Dengan makan satu porsi sayur genjer, maka hampir seluruh kebutuhan vitamin C harian Anda telah terpenuhi, dengan catatan pengolahannya benar. Kekurangan vitamin C akan menyebabkan seseorang mudah terkena sariawan, kulit bersisik, dan daya dahan tubuh menurun. Bagi Anda pekerja berat yang sering berada di lapangan, perbanyaklah makan genjer. Karena genjer dengan kandungan vitaminnya akan membuat daya tahan tubuh Anda semakin baik.

Genjer banyak mengandung kalsium, fosfor, dan zat besi. Kalsium dan fosfor adalah dua unsur makro yang paling banyak diperlukan tubuh. Keduanya diperlukan untuk pembentukan tulang. Bagi yang sedang berada pada masa pertumbuhan, perbanyaklah makan makanan yang kaya fosfor dan kalsium agar tulang tumbuh normal.

Bagi para wanita yang telah memasuki masa menopause, makan genjer adalah pilihan yang tepat untuk menyumbang kalsium dan fosfor yang mereka butuhkan. Sumber fosfor dan kalsium dalam hal ini dapat Anda peroleh dari genjer, terlebih karena sayuran ini tidak mengandung lemak dan kolesterol.

Bagi Anda yang mengalami anemia, cobalah makan sayur genjer secara rutin. Dengan makan genjer kadar hemoglobin dalam darah akan meningkat. Dalam hal ini zat besi dan vitamin A yang ada pada genjer akan membantu Anda untuk memenuhi produksi sel darah merah, sehingga Anda terhindar dari anemia. (*)

Editor: Romandhon

Komentar