Studi: Gosip Bisa Mengurangi Stres

0
Ratu Gosip/Ilustrasi: Dok. faculty.knox.edu
Ratu Gosip/Ilustrasi: Dok. faculty.knox.edu

NUSANTARANEWS.CO – Sebuah penelitian mengamati tentang kebiasaan gosip di kalangan wanita. Penelitian ini hendak mengungkap fakta di balik kegemaran kaum Hawa terhadap gosip. Tapi, kebanyakan orang sering alergi dan bersikap waspada terhadap para wanita yang tengah asyik bergosip. Bagaimana tidak, gosip cenderung identik dengan sebuah aktivitas membicarakan orang lain.

Tapi, melansir Daily National, ternyata gosip tidak hanya sekadar sebuah kebiasaan dan aktivitas membuang-buang waktu karena di sisi lain ada manfaatnya.

Para psikolog dari University official Pavia di Italia mempelajari percakapan yang melibatkan 22 perempuan. Para peneliti mencoba untuk membandingkan efek dari percakapan tersebut terhadap otak. Percakapan pertama yang diteliti adalah bahan pembicaraan seputar gosip. Sementara percakapan kedua yang diteliti adalah pembicaraan tentang hal-hal biasa seperti bicara soal cuaca dan ihwal ringan lainnya.

Setelah diamati, para wanita diuji tingkat oksitosin dan kortisol mereka.

Para peneliti mengamati bahwa setelah berbagi gosip, kadar oksitosin (juga dikenal sebagai hormon cinta, red) meningkat dalam tubuh. Oksitosin juga dilepaskan selama dan setelah berhubungan seks, dan sementara ibu adalah ikatan dengan anaknya. Pelepasan hormon ini membantu orang merasa lebih dekat satu sama lain. Pada saat yang sama, para peneliti mengamati bahwa tingkat kortisol, (hormon stres, red) mengalami penurunan ketika wanita bergosip. Para peneliti mengamati bahwa efek ini konsisten lepas dari kepribadian seseorang.

Penelitian ini terinspirasi oleh pengalaman pribadi dari salah seorang peneliti. “Saya bekerja sebagai psikiater. Saya melihat bahwa setiap kali rekan-rekan dan saya bergosip, kami merasa lebih dekat. Aku mulai bertanya-tanya apakah ada penyebab biokimia untuk perasaan terkait dengan kedekatan, “jelas Dr Natascia Brodino, peneliti utama.

Kecurigaannya dikonfirmasi. Para peneliti percaya bahwa temuan ini menunjukkan bahwa gosip adalah bagian penting dari interaksi dasar manusia. Temuan para peneliti juga akhirnya membuahkan kesimpulan bahwa ada rahasia di balik kebiasaan gosip, yakni persahabatan abadi.

Selebihnya, gosip juga bisa menjadi bagian dari solusi untuk mengurangi tingkat stres. (Sego/ER)

Komentar