Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Saat memberikan siaran pers ke awak media foto andika nusantaranews
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Saat memberikan siaran pers ke awak media foto andika nusantaranews

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Menyoroti sisi rasa keadilan kepada rakyat Indonesia dalam mendapatkan harga komoditas yang wajar, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengajak semua pihak berpikir tentang ketidakstabilan harga yang disebabkan oleh kegiatan kartel.

“Jumlah penduduk Indonesia tidak naik, supplynya naik tapi harga tidak turun. Seluruh komponen pengelola negara sudah mengelola dengan keras tapi harga tidak turun. Jadi siapa yang menikmati? Implikasi dari hal ini? Pengusaha melakukan kartel dan penghindaran pajak,” kata Sri Mulyani di Jakarta dalam siaran pers, Kamis (2/3/2017).

Oleh karena itu, Menkeu meniupkan genderang perang terhadap perilaku kartel yang tidak sehat dengan memperkuat kerjasama antara Kemenkeu, KPPU dan Kemendag.

“Rakyat Indonesia berhak mendapatkan pangan berkualitas baik dengan harga wajar! Perilaku kartel adalah musuh kita bersama,” sambungnya.

Oleh karena itu Kementerian Keuangan mulai hari ini melalui kewenangan Direktorat Jenderal Pajak dan Bea Cukai bekerja sama dengan KPPU melanjutkan penyelidikan persaingan usaha yang tidak wajar.

Editor: Romandhon

Komentar