Connect
To Top

Soal Tax Amnesty, Luhut: Amerika Apresiasi Pemerintah Indonesia

NUSANTARANEWS.CO – Pelaksana Tugas (Plt) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, Amerika Serikat (AS) mengapresiasi pencapaian pelaporan pengampunan pajak (tax amnesty) yang dilakukan pemerintah Indonesia.

Sepulangnya dari Amerika, Luhut menceritakan bahwa Amerika Serikat mengapresiasi pencapaian terbesar amnesti pajak Indonesia yang mencapai hampir Rp 100 triliun, atau tepatnya yakni Rp 97,2 triliun. Capaian ini diakuinya menjadi capaian terbesar sedunia.

“Mereka mengapresiasi sukses besar tax amnesty yang dilakukan Pemerintah Indonesia,” ujar Luhut, di Kantor Kementerian ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (4/10).

Pria yang juga menjabat Menteri Koordinator Maritim ini menyampaikan, saat dirinya berada di Stanford, California, ia dihujani pertanyaan mengapa Indonesia bisa mencatat nilai amnesti pajak yang sangat besar. Menurutnya, hasil ini karena usaha dari semua pihak baik pemerintah, petugas pajak, serta wajib pajak.

Ia juga bercerita, dirinya hanya memprediksi Rp 60 triliun. Tapi, ternyata di luar dugaan saat penutupan periode pertama pencapaiannya sebesar Rp 97,2 triliun. Ia berharap, pencapaian ini akan terus bertambah di periode kedua dan ketiga.

“Saya ikut merancang prediksi Rp 60 triliun. Kemudian sekarang sampai Maret angka bisa mendekati Rp 150 triliun,” ucap Luhut.

Selain soal amnesti pajak, Luhut juga bercerita, Amerika Serikat mengapresiasi kemajuan ekonomi di Indonesia. Ekonomi Indonesia tumbuh dengan bagus karena memiliki stabilitas politik dan keamanan serta talenta-talenta yang hebat.

“Mereka mengapresiasi kemajuan ekonomi Indonesia. Kita bertumbuh dengan bagus, kita punya stabilitas politik, stabilitas keamanan yang baik. Kita juga talent manusia yang hebat-hebat,” tandas Luhut. (Andika)

Komentar