Ketua Umum Kadin Indonesia, Rosan P Roeslani/Foto: Dok. Kadin Indonesia (Istimewa)
Ketua Umum Kadin Indonesia, Rosan P Roeslani/Foto: Dok. Kadin Indonesia (Istimewa)

NUSANTARANEWS.CO – Ketahan Pangan Nasional merupakan salah satu program pemerintah yang terus digenjot pelaksanaanya. Ketahanan Pangan Nasional ini, selain bertujuan untuk mengurangi impor dan memperbesar jumlah ekspor, juga untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional.

Guna menciptakahan Ketahanan Pangan Nasional, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan P Roeslani meminta kepada pemerintah segera menerbitkan kebijakan satu peta untuk merumuskan peruntukan lahan agar produksi komoditas pangan strategis bisa tercukupi.

Baca: Integrasi Pelaku Industri dengan Petani, Bisa Pacu Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Adapun Komoditas pangan strategis yang dimaksud Rosan, antara lain jagung, gula, dan pakan ternak yang diharapkan dapat mewujudkan ketahanan pangan nasional.

“Badan Informasi Geospasial (BIG) akan segara meluncurkan one map policy. Yang kami inginkan, itu diterapkan di seluruh Indonesia dan disebarluaskan ke seluruh kementerian sehingga akan memiliki one map policy yang dipergunakan untuk kepentingan pengusaha,” tuturnya pada Rapat Koordinasi Nasional Kadin Indonesia Bidang Agribisnis, Pangan dan Kehutanan Bersama Bidang Pengolahan Makanan dan Industri Peternakan di Jakarta, Senin (28/11).

Hal senada juga dikatakan Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Agribisnis, Pangan dan Kehutanan Franky Wijaya. Menurutnya, pemerintah perlu mempercepat realisasi kebijakan satu atap sehingga tidak terjadi kebijakan tumpang tindih.

“Kadin mendukung dan mendorong upaya pemerintah dalam pembenahan tata ruang yang dituangkan dalam bentuk kebijakan yang realistis dan sesuai dengan skala prioritas. Salah satunya percepatan one map policy sebagai alat untuk melakukan pendekatan spasial pada kebijakan lahan di Indonesia,” tutur Franky. (kiana/red-02)

Komentar