Ketua DPR, Ade Komarudin/Foto: Dok. Tribunnews.com
Ketua DPR, Ade Komarudin/Foto: Dok. Tribunnews.com

NUSANTARANEWS.CO – Demo 4 November bertajuk Bela Islam II berlangsung aman dan tertib sesuai jadwal yang ditentukan. Ada dua hal yang membuat massa aksi kecewa. Pertama karena perwakilan massa aksi tidak ditemui langsung oleh Presiden Joko Widodo. Adapun yang kedua adalah kericuhan yang terjadi habis ba’da isya’.

Disamping itu, ada banyak isu dan informasi yang berkembang di media sosial dan kiriman pesan berantai di Whatsap. Salah satu isinya ialah rencana Demo lanjutan yang disebut Aksi Bela Islam III yang direncanakan akan dilaksanakan pada 25 November 2016 mendatang.

Isi pesan berantai terkait rencana Aksi Bela Islam III tersebut atas nama Habib Rizieq. Seperti diberitakan nusantaranews.co sebelumnya. (Baca: Aksi Bela Islam III Direncanakan 25 November 2016)

Seiring merebaknya isu tersebut, Kepala Kepolisian Indonesia, Jenderal Polisi Tito Karnavian, mengatakan, polisi sudah mendapatkan informasi terkait rencana demonstrasi lanjutan pada 25 November mendatang.

Lain hal dengan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Ade Komarudin, yang mengaku bahwa dirinya belum mengetahui kabar rencana Aksi Bela Islam III. “Saya belum tau. Jangan berbicara andai-andai. Kapolri kan punya intelijen. Beliau tidak akan sembarangan,” kata Komaruddin, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (9/11).

Menurut penilaian Komarudin, apabila proses pengadilan Basuki Purnama (Ahok) berjalan sesuai komitmen dan adil, tidak akan timbul masalah lagi bagi masyarakat Indonesia. (a&k/red-02)

Komentar