Siti Zuhro peneliti LIPI/Foto via suarasurabaya
Siti Zuhro peneliti LIPI/Foto via suarasurabaya/Nusantaranews

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan (LIPI) Siti Zuhro mengatakan Pilkada DKI putaran kedua menjadi momentum paling menentukan bagi warga ibukota menentukan pemimpinnya. Ia berharap warga DKI terlibat aktif di pencoblosan nanti.

Siti mengatakan Pilkada DKI idealnya berlangsung demokratis. Namun, menurutnya, cita-cita ideal tersebut sangat mungkin tidak tercapai bahkan dapat berubah menjadi sengketa konflik.

Karena itu, Siti menekankan masyarakat lebih cerdas dalam memerankan dirinya di politik Pilkada DKI.

“Inilah saatnya kita warga Jakarta berikhtiar secara serius mendorong agar Pilkada DKI berjalan demokratis,” ujar Siti saat diskusi di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (15/4/2017).

Tidak hanya masyarakat warga calon pemilih, Siti mengingatkan agar seluruh pihak turut serta berpartisipasi bagi jalannya Pilkada DKI putaran kedua yang demokratis.

Siti menyinggung fenomena politik isu SARA yang masih hadir mewarnai konstelasi politik di DKI saat ini. Namun, kata dia, fenomena isu SARA tidak hanya laku di Pilkada DKI semata.

“Amerika saja mengunakan isu SARA,” tandasnya.

Pewarta: Achmad Hatim
Editor: Achmad Sulaiman

Komentar