Sinergi Pengembangan Infrastruktur Pariwisata Melalui Sail Selat Karimata

0
sail-karimata 2016/Foto: MySailing.com

NUSANTARANEWS.CO – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dalam hal ini melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya turut mendukung penyelenggaraan Sail Selat Karimata 2016 yang puncak acaranya digelar Sabtu ini (15/10/2016).

Penyelenggaraan Sail Selat Karimata 2016 di Pantai Pulau Datok, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat, merupakan upaya menggalang keterpaduan, sinergi program serta anggaran lintas Kementerian/Lembaga mendukung dan memperkenalkan pariwisata Indonesia.

“Kementerian PUPR mendukung pengembangan pariwisata Indonesia, melalui pembangunan infrastruktur” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam siaran persnya Sabtu (15/10).

Melalui Direktorat Bina Penataan Bangunan (BPB), dukungan berupa penataan kawasan berupa pembangunan pelataran festival, plasa utama, tempat parkir VVIP, helipad, dan pelataran acara puncak.

Penataan kawasan Tugu Sukadana di Kabupaten Kayong Utara juga tak luput dari perhatian.

Kemudian Direktorat Pengembangan Kawasan Permukiman (PKP) membangun prasarana dan sarana dasar permukiman berupa ruas jalan Kota Karang-Tanah Merah-Simpang Empat Pangkalan Buton sepanjang 4.618 meter, yang merupakan jalan akses menuju lokasi puncak Sail Selat Karimata 2016.

Berikutnya, pembangunan ruas jalan Tanah Merah-Pelabuhan Perumahan Nelayan sepanjang 1.452 meter serta ruas jalan pintu gerbang-Cik Kadir-pantai sepanjang 2.200 meter.

Selanjutnya melalui Direktorat Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman (PPLP) dibangun prasarana dan sarana drainase sedalam 5 meter dengan panjang saluran 200 meter, prasarana dan sarana persampahan berupa 2 unit truck Arm Roll, 4 unit kontainer sampah, 2 unit landasan serta 50 unit bak sampah.

Untuk prasarana dan sarana air limbah, juga telah dibangun MCK umum dan bangunan pengolahnya.

Terkair air minum, Direktorat Pengembangan Sistem Pengembangan Air Minum (SPAM) membangun SPAM yang meliputi pengadaan atau pemasangan pipa dengan diameter 150-800 mm, 100-1600 mm, dan 75-1400 mm.

Dukungan infrastruktur permukiman di Kabupaten Kayong Utara ini diharapkan dapat mewujudkan kesejahteraan rakyat secara berkelanjutan, meningkatkan perekonomian daerah mendukung Kabupaten Kayong Utara sebagai tujuan wisata nasional dan internasional.(Andika)

Komentar