Ketua DPR (Dewan Perwakilan Rakat) RI, Setya Novanto. Restu Fadilah/ NUSANTARAnews
Ketua DPR (Dewan Perwakilan Rakat) RI, Setya Novanto. Restu Fadilah/ NUSANTARAnews

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Nama Setya Novanto alias Setnov kembali muncul di sidang e-KTP dengan terdakwa Irman dan Sugiharto. Kali ini nama Setnov disebut oleh Direktur PT Sandipala Athaputra, Paulus Tannos yang bersaksi melalui teleconference dari Singapura.

Dalam kesaksiannya, Paulus mengaku pernah melakukan pertemuan dengan Ketua DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) RI, Setnov yang saat itu merupakan Ketua Fraksi dari Partai Golkar. Pertemuan tersebut dicanangkan oleh pengusaha proyek e-KTP Andi Agustinus alias Andi Narogong yang saat ini sudah menjadi tersangka KPK.

“Saya berpikir Andi ingin menyombongkan diri kalau dia kenal dengan Setnov. Lalu saya diberikan alamat pak Setnov,” ujar Paulus.

Paulus melanjutkan, setelah diberikan alamat kediaman Setnov, dia pun mendatanginya. Ia mengaku meski diajak Andi, tapi tak datang bersamaan.

“Saat itu Andi terjebak macet, Andi bilang masuk dulu saja,” ucapnya menirukan apa yang dikatakan Andi saat itu.

Setelah itu, Ia mengaku dipersilahkan masuk ke rumah Setnov. Ketika itu, kata dia, banyak orang di rumah Setnov.

“Tapi akhirnya saya bertemu Pak Setya Novanto. Lalu saya memperkenalkan diri saya, saya jelaskan saya salah satu Anggota Konsorsium,” jelasnya.

“Setelah itu tiba-tiba setnov mohon diri untuk masuk, beberapa menit kemudian Setnov ada acara keluar,” katanya.

Mengetahui hal tersebut, Ia pun langsung melapor ke Andi. Andi pun kemudian menjadwalkan ulanh pertemuan tersebut.

“Singkatnya saya ketemu di SCBD di Gedung Equity, ketemuan dengan pak Setnov dan Andi disna. Pada saat saya keluar dari lift, saya papasan dengan pak Setnov, lalu ngomong kita lanjutin perbincangan tempo hari ya,” pungkasnya.

Pewarta: Restu Fadilah
Editor: Achmad Sulaiman

Komentar