Gaya Hidup

Sering Masturbasi Sebabkan Masalah Seksual Pada Remaja

Ilustrasi Pubertas pada remaja. foto ilustrasi/ist
Ilustrasi Pubertas pada remaja. foto ilustrasi/ist

NUSANTARANEWS.CO – Seorang ahli maskulinitas, Dr Andrew Smiler mengatakan kemudahan orang mengakses video porno melalui internet dan smartphone berpotensi menyebabkan seorang remaja bermasalah seksualitasnya. Termasuk pula masalah ereksi.

Smiler menyarankan, terutama kaum remaja, khususnya yang masih berusia 13-25 tahun untuk menghentikan kebiasaan menonton video porno di internet karena dapat menyebabkan seseorang melakukan masturbasi.

“Orang-orang yang saya lihat, kebanyakan dari mereka adalah berusia di antara 13-25 tahun. Sebagian besar mereka sehat secara fisik,” kata dia kepada The Independent seperti dikutip Nusantaranews.co, Jumat (9/12/2016).

Smiler mengingatkan kepada para remaja untuk meninggalkan kebiasaan tersebut. “Kebiasaan itu memprihatinkan,” tukasnya.

Sebuah studi pada 2014 silam menyebutkan bahwa sepertiga dari pria menonton video porno setiap hari. Dan dalam rentang waktu beberapa tahun terakhir, konsumsi video porno telah meningkat seiring munculnya smartphone dan koneksi internet yang sudah semakin cepat diakses.

Sementara itu, terapis psikoseksual di RS Nottingham University, Dr Angela Gregory mengatakan, “Pria menjadi baik secara fisik dan psikologis tidak sensitif terhadap rangsangan seksual yang normal dan gairah dengan pasangan seks.”

Dia juga mengaku sering kali melihat remaja bermasalah dengan ereksi karena amat gemar menonton video porno. “Jika Anda berhenti (masturbasi, red), Anda akan mendapatkan gairah (seks) yang normal,” sebut Gregory.

“Dalam porno, seks selalu terjadi sangat mudah, semua orang memiliki waktu yang besar dan tidak ada yang pernah menolak atau mengatakan ‘Saya tidak ingin melakukan itu’,” sambung Smiler lagi. (Sego/Er)

Komentar

To Top