Seks

Satu dari 10 Wanita Mengalami Rasa Sakit Saat Berhubungan Seks

Foto IlustrasiIstimewa
Foto Ilustrasi/Istimewa

NUSANTARANEWS.CO – Sebuah penelitian dilakukan pada 7.000 wanita dengan rentang usia 16 hingga 74 tahun di Inggirs untuk mengungkapkan fakta bahwa 1 dari 10 wanita merasakan sakit saat berhubungan seks. Seperti dilansir Foxnews, penelitian ini mengungkapkan bahwa dalam kadar tertentu seks belum tentu menjadi hal yang menyenangkan karena rasa sakit menimbulkan kekhawatiran.

Penelitian ini dipublikasikan di  BJOG: An International Journal of Obstetrics and Gynaecology. Dalam jurnal tersebut, para penulis mencatat bahwa seks terasa sakit (dispareunia) seringkali diabaikan meski masalah kronis ini sering menimpa para wanita di seluruh dunia.

Sampling dari wanita berusia 16-74 ditemuka bahwa wanita yang berusia di akhir 50-an dan 60-an adalah mereka yang paling sering mengalami rasa sakit. Wanita yang lebih muda pun tak luput, yakni mereka yang berusia 16-24 tahun.

Dikatakan, nyeri saat berhubungan seks bisa disebabkan oleh kekeringan vagina, terutama pasca-menopause, tetapi bisa memiliki akar yang lebih serius dalam kondisi yang tidak diobati seperti PMS, endometriosis, dan fibroid.

Selain itu, kecemasan juga ikut andil sebagai penyebab rasa sakit. “Anda khawatir dan tegang hanya membuat sesuatu yang buruk terjadi. Saat dorongan seksual muncul ia mengalami vaginismus atau pengetatat otot vagina saat penertrasi,” ungkap penelitian ini.

Alhasil, Seperempat dari para wanita melaporkan seks menyakitkan dan mengatakan hal itu sering terjadi sepanjang waktu dalam enam bulan terakhur. Sementara 33% wanita akhirnya mengaku mereka tidak bahagia dengan kehidupan seksualnya bersama pasangan.

Penulis utama penelitian ini, Dr Kristin Michell mengatakan masih banyak para wanita yang mengalami dispareunia ini malu untuk sekadar mencari bantuan. Termasuk para perempuan muda yang juga merasakan kehidupan seksualnya tidak nyaman.

Untuk itu, Dr Kristin menekankan betapa pendidikan seks sangat penting, khususnya bagi para wanita yang masih berusia 16-24 tahun. Begitu pula, para wanita dihimbaunya agar tak segan-segan berbicara tentang apa yang disuka dan tidak disuka guna mencegah rasa sakit tersebut. (Sego/Er)

Komentar

To Top