Connect
To Top

Santun dan Bijaksana, AHY Sikapi Agenda Demo 4 November

NUSANTARANEWS.CO – Calon Gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti Yodhoyono angkat bicara soal agenda demo 4 November 2016 oleh beberapa Ormas Islam. Diketahui demo ini bertujuan untuk menuntuk calon petahana Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang diduga telah melakukan penistaan agama terkait surat Al-Maidah ayat 51.

Agus Harimurti Yudhoyono mengingatkan agar demonstrasi yang akan dilakukan nanti tidak keluar dari koridor hukum. Demontrasi bagi Agus adalah hak setiap warga negara. Karena itu, ia meminta Pemerintah untuk mendengarkan aspirasi masyarakat.

“Ini adalah negara demokratis, setiap warga negara dari kalangan manapun, dalam konteks apapun, memiliki hak untuk menyampaikan aspirasinya, dan bijak untuk pemerintah mendengarkan aspirasinya,” kata Agus usai berdialog bersama warga di Lapangan Albo, Cakung Barat, Jakarta Timur, Senin (31/10).

Dalam hal ini, Agus mengatakan supaya tidak mengabaikan aspirasi warga. Kendati demikian, Putera sulung Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono itu meminta agar para demonstran nanti tidak bertindak ricuh.

“Tidak boleh dicuekin, tidak boleh dianggap angin lalu. Karena pasti ada sesuatu yang jadi harapan aspirasi masyarakat. Tetapi ingat, harus dilakukan dalam batas-batas hukum. Negara kita panglimanya adalah hukum,” ujar mantan Komandan Batalyon 203/Arya Kemuning itu.

Agus pun meminta aksi pada Jumat (4/11) mendatang tetap mematuhi rambu-rambu yang diterapkan penegak hukum. Agus berharap unjuk rasa tidak berujung pada aksi bentrokan antara demonstran dengan pihak berwajib.

“Kita harus apresiasi segala upaya termasuk aparat keamanan, untuk jaga atau yakinkan bahwa kegiatan dilakukan dengan mematuhi aturan secara aman, tertib dan lancar. Kita tidak ingin bentrokan antar-sesama bangsa, karena segala sesuatunya ada jalan keluar yang baik. Sekali lagi ini kan negara hukum, mari kita taati dan hormati hukum,” kata Agus sekaligus menandaskan. (Maman)

Komentar