Berita Utama

Rano Karno Jadi Target KPK Setelah Pilkada Banten 2017, Megawati Langsung Telepon Agus Rahardjo?

Jubir KPK, Febri Diansyah/Foto Fadilah/NUSANTARAnews
Jubir KPK, Febri Diansyah/Foto Fadilah/NUSANTARAnews

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Pernyataan Ketua KPK Agus Rahardjo terkait ada kasus korupsi yang dibidik setelah Pilkada Banten 2017 membuat spekulasi politik di daerah itu menjadi tak karuan. Bahkan kabar tersebut membuat presiden RI ke-5 Megawati Soekarno Putri juga tak karuan. Ia diduga langsung menelepon Ketua lembaga antirasuah itu.

Dalam sambungan telepon tersebut, Megawati diduga meminta KPK untuk tak melakukan pengusutan. Sebab kalangan memastikan, kasus korupsi tersebut dikaitkan kepada satu calon yang ikut Pemilihan Gubernur (Pilgub) Banten. Partai besutan Megawati sendiri yakni PDIP mengusung Rano Karno dalam Pilgub tersebut.

Ditanya hal tersebut, Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengaku tidak dapat mengkonfirmasi kebenaran informasi tersebut.

“Untuk yang pertama (Megawati menelepon Agus Rahardjo), tidak bisa konfirmasi kebenaran informasi tersebut,” ujar Febri pada Kamis, (16/2/2017) malam.

Spekulasi disebut-sebut arah pernyataan Agus Rahardjo terkait kasus korupsi  keluarga Ratu Atut Chosiyah dan Tubagus Chaeri Wardana (TCW). Dimana adanya keterlibatan Rano Karno yang dalam kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan.

Persoalan aliran dana yang dimaksud itu juga pernah diutarakan di persidangan kasus TCW oleh Yayah Rodiah. Dimana Yayah menyebut bahwa seseorang yang menerima aliran dana itu adalah Rano Karno.

Reporter : Restu Fadilah

Komentar

To Top