Babinsa Ramil 0824/06 Melakukan pendampingan kepada para petani. Foto sis/Nusantaranews
Babinsa Ramil 0824/06 Melakukan pendampingan kepada para petani. Foto sis/Nusantaranews

NUSNTARANEWS.CO – Program pendampingan khusus dalam rangka meningkatkan produktifitas pertanian merupakan upaya dalam menunjang program swasembada pangan nasional. Untuk itu diharapkan dengan menggandeng TNI, bisa memotivasi petani untuk mengolah dan meningkatkan produksi pertaniannya.

Dalam hal ini, Babinsa sebagai ujung tombak TNI dalam pembinaan teritorial otomatis mendapat tugas untuk mendampingi pertanian. Sebagaimana yang dilakukan Serda Putu Menaka yang melakukan pendamingan terhadap petani Desa Sumber Anget, Kecamatan Ledokombo, Jember bersama PPL.

Berdasarkan pengakuan salah satu warga Pipit (49) mengaku pendampingan Babinsa dan PPL terhadap petani benar-benar memberikan motivasi kepada petani bahkan banyak arahan teknis untuk meningkatkan hasil panen. Saat ditanya jenis padi yang ditanam Pipit menjelaskan padi yang ditanam adalah jenis Ciherang.

“Kita disarankan membajak dan menanam menggunakkan alat mesin pertanian, dan hal tersebut terbukti sangat efektif sekali, kami petani sangat terbantu sekali dengan pendampingan tersebut,” bebernya, Rabu (11/1/2017).

Sementara itu, Komandan Koramil 0824/06 Ledokombo Kapten Inf Sumaryono saat dikonfirmasi menegaskan bahwa untuk wilayah Ledokombo ini memang masa tanam dan masa panen tidak serentak sehingga setiap harinya ada yang panen tetapi ada juga yang sedang mengolah lahan.

Untuk itu Kapten Inf Sumaryono memerintakna Babinsa jajarannya untuk aktif dan fokus mendampingi petani bersama PPL sehingga upaya-upaya khusus seperti percepatan tanam dan peningkatan produktifitas dapat tercapai secara maksimal.

Selanjutnya Komandan Kodim 0824 Jember Letkol Inf Rudianto saat dikonfirmasi juga menyampaikan terima kasihnya kepada jajarannya yang telah melaksanakan tugasnya dengan baik, dan salam hormat saya kepada para petani yang telah bekerjasama dalam meningkatkan produksi pertanian guna menunjang program ketahanan pangan nasional. (Red-01/sis24)

Komentar