Ekonomi

Rakor Pencapaian LTT Padi Oleh Direktur Pembiayaan Dirjen PSP Kementan

Rapat Koordinasi tentang Pencapaian LTT (Lahan Tambah Tanam) Padi di Ponorogo/Foto Oent/prspen81
Rapat Koordinasi tentang Pencapaian LTT (Lahan Tambah Tanam) Padi di Ponorogo/Foto Oent/prspen81

NUSANTARANEWS.CO – Pencapaian Swasembada Pangan terus didengungkan. Terkait dengan hal tersebut luas lahan tanam padi menjadi faktor utama. Untuk mencapai target itu semua maka Direktur Pembiayaan Pertanian Dirjen PSP Kementan RI Sri Kuntarsih mengadakan Rapat Koordinasi tentang Pencapaian LTT (Lahan Tambah Tanam) Padi.

Acara dilaksanakan di Aula Dinas Pertanian Kab Ponorogo alamat Jln Urip Sumoharjo No 58 Kelurahan Tambak Bayan Kecamatan Kota Kabupaten Ponorogo dengan Penanggung jawab Kadistan Kabupaten Ponorogo H. Harmanto yang diikuti sekitar 60 orang, Senin (23/1/2017).

Hadir dalam Rapat Koordinasi tersebut Komandan Kodim 0802/Ponorogo yang diwakili Kasdim 0802/Ponorogo Mayor Arm Timbul Moedjihartoyo, Kasubdit Kelembagaan Dit Pembiayaan Pertanian Dirjen PSP Wahyu Budi Santoso, Kasi Perkoprasian Dit Pembiayaan PSP Achmad Riyadi, Fungsional Umum Dit Pembiayaan PSP Nurwandi, Kadistan Kabupaten Ponorogo H. Harmanto, Danramil Jajaran Kodim 0802/Ponorogo dan Kepala UPTD Pertanian se Kabupaten Ponorogo.

Sri Kuntarsih mengatakan bahwa, kedatangannya beserta staf ke wilayah Ponorogo terkait LTT Padi dan setelah mendengarkan keterangan dari masing-masing wilayah sedikit ada kurang singkron dengan data Kadistan.

“Maka dari itu saya mengharap tiap-tiap wilayah bekerja sama dengan BPS (Badan Pusat statistik) Agar data kita bisa falid serta di akui oleh BPS, juga lahan sawah yang baru Tanam wajib di laporkan kepada Kadistan agar segera bisa di data,” kata Sri.

Lebih lanjut dia menyampaikan tiap-tiap Babinsa secara langsung selalu jalan dan mengecek lahan tiap hari agar dijadikan ujung tombak untuk perbaikan data, karena lain yang dari Dinas Kecamatan tidak bisa tiap hari ke lahan persawahan. “Dan alhamdulillah semua cukup bangga dengan hasil yang sudah di capai serta agar lebih di tingkatkan kalo bisa masuk ke lahan perhutani,” ujar Sri.

Ada kabar gembira buat kita mulai tahun 2017 ini Kementan memberikan Asuransi pertanian. Itu untuk mengubah ketergantungan petani kepada para tengkulak bila butuh modal. “Maka dari itu saya harap kepada Kadistan juga kepala UPTD untuk mensukseskan program tersebut,” pungkas Sri.

Sedangkan Dandim 0802/Ponorogo yang diwakili Kasdim 0802/Ponorogo Mayor Arm Timbul Moedjihartoyo, menyampaikan sesuai dengan laporan dari masing-masing wilayah, pihaknya perlu merubah laporan jumlah LTT juga target LTT khusus wilayah Kecamatan Ngrayun, Kecamatan Slahung, Kecamatan Balong, Kecamatan Sampung, Kecamatan Kota dan Kecamatan Ngebel yang ada perubahan.

“Harapannya, bila ada lahan yang kosong di wilayah, nanti akan kita koordinasikan bersama Danramil dan Babinsa agar target kita tentang masalah LTT bisa bertambah,” kata Timbul. (Oent/prspen81)

Komentar

To Top