Ekonomi

PUPR Terus Pacu Penyelesaian Infrastruktur Pendukung Asian Games 2018

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono/Foto: Dok. Humas KemenPUPR
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono/Foto: Dok. Humas KemenPUPR

NUSANTARANEWS.CO – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat terus memacu penyelesaian pembangunan/rehabilitasi venue dan penataan kawasan Gelora Bung Karno dan pembangunan wisma atlet baik di Kemayoran, Jakarta untuk mendukung Asian Games XVIII 2018.

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono optimis proyek rehabilitasi venue-venue di Gelora Bung Karno (GBK), Senayan dan pembangunan Wisma atlet Kemayoran akan selesai tepat waktu pada Oktober 2017 nanti. “Saya optimis akan selesai sesuai target semuanya Oktober 2017 nanti,” kata Basuki dalam siaran persnya di Jakarta, Sabtu (19/11/2016).

Berdasarkan data dari Satuan Tugas Infrastruktur Asian Games XVIII Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), per 17 November 2016, pekerjaan fisik rehabilitasi stadion renang telah mencapai 10,26 persen dari rencana 10,21 persen.

Rehabilitasi Istora Gelora Bung Karno (GBK) progres pekerjaan fisiknya telah mencapai 5,16 persen dari rencana 4,66 persen, pembangunan fasilitas latihan realisasinya mencapai 0,64 persen dari rencana 0,34 persen.

Sementara pekerjaan konstruksi terbesar yakni rehabilitasi lapangan di Stadion Utama GBK saat ini progresnya telah mencapai 4,32 persen dari rencana 4,57 persen.

Rehabilitasi Lapangan Hoki, Panahan, Sepakbola A/B/C realisasinya telah mencapai 22 persen dari rencana 24,8 persen. Tenis Indoor dan Center Court realisasinya 11,01 persen dari rencana 15,65.

Sementara untuk penataan kawasan GBK, pekerjaan fisik akan dilakukan pada awal 2017. Penataan kawasan GBK dilakukan untuk menciptakan kualitas ruang luar bangunan venue yang lebih baik namun dapat menyatu dengan bangunannya. Perbaikan juga dilakukan terhadap sarana dan prasarana luar bangunan seperti gerbang, loket, pedestrian, parkir, pagar, tempat duduk, toilet. Kemudian penanda kawasan, food court, playground, outdoor gym dan sampah.

Wisma Atlet

Mengenai progres konstruksi Wisma Atlet Kemayoran Blok C-2 realisasinya 28,9 persen dari rencana 27,8 persen dan Blok D-10 realisasinya 32,7 persen dari rencana 31,6 persen.

Rencana topping off untuk tower yang memiliki 18 dan 24 lantai pada akhir 2016, dan untuk tower 32 lantai Januari atau Februari 2017.

“Perencanaan penataan kawasan Wisma Atlet Kemayoran dalam tahap penyusunan dokumen pra-rancangan. Dokumen masterplan dan DED kawasan direncanakan selesai pada awal Desember 2016 dan pekerjaan fisik penataan kawasan Wisma Atlet Kemayoran akan dilakukan pada awal 2017,” kata Basuki.

Lalu rusun Wisma Atlet Kemayoran yang dibangun Kementerian PUPR untuk mendukung pelaksanaan Asian Games XVIII pada 2018 tersebut, nantinya akan memiliki 10 menara. Tiga menara rusun dibangun di blok C2 di atas lahan seluas 27.654 meter persegi dengan kapasitas 1.932 unit hunian dan tujuh menara di Blok D10 di atas lahan seluas 79.400 meter persegi dengan 5.494 unit hunian. (Andika)

Komentar

To Top