disfungsi ereksi

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Hasil sebuah penelitian terbaru menyimpulkan bahwa pornografi memicu disfungsi ereksi pada pria tetapi tidak mempengaruhi kehidupan seks wanita. Dikatakan, pria yang menonton film porno secara teratur cenderung menjadi tidak tertarik pada seks dan menderita disfungsi ereksi.

Menonton pornografi sangat adiktif laiknya kokain. Hal itu pada akhirnya berimbas pada ketidakpuasan mereka dengan aktivitas seksual di kehidupan nyata.

Periset dari Naval Medical Center of San Diego memiliki 300 pasien pria dan wanita mengisi dua survei pada kebiasaan porno mereka. Bagi pria, periset melihat adanya hubungan yang kuat antara menonton porno secara teratur dan menderita kurangnya hasrat seksual dan disfungsi ereksi.

“Perilaku seksual mengaktifkan seksual pada sebuah sistem di otak sebagai obat adiktif seperti kokain dan methamphetamines yang dapat menyebabkan aktivitas itu dilakukan berulang-ulang. Pornografi internet secara khusus telah terbukti menjadi stimulus normal terkait hal ini yang mungkin karena kemampuan untuk terus menerus membangkitkan hasrat seksual,” kata penulis studi Dr Matthew Christman seperi dikutip Daily Mail.

Sementara itu, Dr Joseph Alukal dari New York University menuturkan bahwa pornografi dapat memberikan harapan yang tidak realistis pada pria muda dan belum berpengalaman. Hal ini, kata dia, bisa menyebabkan kegelisahan dan kecemasan libido saat melakukan seks nyata. Pasalnya, seks nyata ditemuinya tidak sesuai dengan fantasi yang ia temui di internet. (ed)

Editor: Eriec Dieda

Komentar