Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Boy Rafli Amar, dalam Konferensi Pers, di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Sabtu, (26/11/2016)/Foto Fadilah / NUSANTARAnews
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Boy Rafli Amar, dalam Konferensi Pers, di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Sabtu, (26/11/2016)/Foto Fadilah / NUSANTARAnews

NUSANTARANEWS.CO – Mabes Polri bakal mengumumkan tersangka penyebar isu penarikan uang besar-besaran (Rush Money), Sabtu, (26/11/2016). Berdasarkan agenda yang tersebar di awak media, agenda rencananya digelar pukul 11:00 WIB di Loby Divhumas Polri, Mabes Polri, Jakarta Selatan.

Sebelumnya Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Tipid Eksus) Bareskrim Polri mengaku telah mendata sebanyak 70 akun media sosial diduga menebar isu rush money. Sejauh ini, pihak kepolisian telah melakukan pemeriksaan secara digital forensik.

Polisi menyebut akun-akun di media sosial tersebut yang kemudian menyebarkan isu tersebut dengan cara broadcast atau pesan ke banyak orang di grup-grup perpesanan seperti Whatsapp dan Facebook.

Akun-akun tersebut kini dibidik kepolisian. Dari bidikan tersebut, Mabes Polri mengaku telah mendeteksi pelaku penyebar isu rush money. Ada sekitar 4 sampai 5 orang pelaku yang telah diketahui.

Sebagai informasi, belakangan ini merebak kabar mengejutkan terkait isu gerakan rush money, yakni sebuah seruan kepada masyarakat untuk melakukan penarikan uang di bank secara besar-besaran pada tanggal 25 November nanti.

Berikut bunyi seruan, yang disertai hitung-hitungan yang menurut si pembuat cukup untuk membuat goncang perekonomian dikutip dari bagikanlahinfo.com:

*AKSI RUSH MONEY BELA ISLAM 25 NOP*

Aksi: RUSH MONEY, yaitu Dengan cara tarik semua dana di Bank sampai keadilan ditegakkan bagi si penghina Al quran.

Bayangkan kalau ada 5jt Muslim yg berpartisipasi dalam aksi RUSH MONEY sebesar 2jt/orang, maka akan ada 5.000.000x 2.000.000 = 10.000.000.000.000, itu kalau 5jt orang dan masing2 2jt, gimana kalau lebih? Bisa mencapai 100trilyun uang yg rush dari dunia perekonomian kapitalis.

Banyak lho dokter2 spesialis dan pengusaha Muslim yg bisa melakukan ini dan bikin Bu Sri Mulyani marah besar ke Jokowi

(RUSH MONEY)

Just Info, bank hanya mencadangkan 5 s.d 10% dana Cash saja dari total dana pihak ketiga yaitu nasabahnya. Akan menjadi tekanan yg luar biasa bagi pemerintah kalau kaum muslim menyambut seruan utk tarik tunai dananya di bank.

#aksirushmonet_forjustice.

Yg tidak mampu demo tetap bisa melakukan “tarik uang besar2an.” (Restu)

Komentar