Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono. Foto Ucok Al Ayubbi/ NUSANTARAnews
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono. (Foto: Ucok Al Ayubbi/ NUSANTARAnews)

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menyatakan penusukan terhadap Pakar IT ITB Hermansyah tidak ada ada kaitanya dengan chat mesum yang dihadapi Habib Rizieq.

“Iya (tidak kenal korban). Itu tidak ada hubungannya (dengab kasus Habib Rizieq), kan pimpinan Polri sudah mengatakan,” ungkap Argo kepada wartawan, Rabu (12/7/2017).

Menurutnya insiden itu murni tindak kriminal yang terjadi secara spontan saat mobil keduanya bersenggolan di tol Jagorawi km 6.

“Jadi dia merasa mobilnya disenggol saja, kemudian dihentikan korban, dia marah spontan ya. Dia turun dan temennya langsung mengejar ya. Makanya lagi kami dalami ya,” tuturnya.

Argo melanjutkan, insiden yang menimpa Pakar IT yang mengatakan chat mesum habib rizieq dan firza hussein palsu itu dilakukan oleh pelaku yang sedang dalam kondisi mabuk.

“Informasi yang bersangkutan, malam itu habis dari dugem dam minum miras,” lanjut Argo.

Sebagai Informasi, pelaku pengeroyokan terhadap hermansyah berjumlah 5 orang. Dua dari tiga orang diantaranya sudah ditangkap oleh pihak kepolisian.

Kedua pelaku bernama Edwin Hitipeuw (37) dan Lauren Paliyama (31) dan diketahui sebagai seorang debt kolektor. Mereka ditangkap di Jalan Dewi Sartika, Depok, pada Rabu 12 Juli 2017 dini hari setelah beberapa hari diburu oleh petugas kepolisian. Sementara tiga lainnya sedang di buru oleh petugas.

Saat ini, Edwin dan Lauren dibawa oleh tim Penjaga Gangguan Anti Kerusuhan (Jaguar) Polresta Depok, Jawa Barat ke Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Pewarta: Ucok Al Ayubbi
Editor: Achmad Sulaiman

Komentar