Program Listrik 35.000 MW Masih Terhambat/Foto: via sindonews.com
Ilustrasi Program Listrik 35.000 MW Masih Terhambat/Foto: via sindonews.com

NUSANTARANEWS.CO, Pontianak – General Manager PT PLN Wilayah Kalimantan Barat, Bima Putrajaya menyampaikan bahwa pembangkit berbahan baku cangkang kelapa sawit merupakan pembangkit listrik biomassa pertama di Kalimantan Barat.

Menurutnya, PT PLN Wilayah Kalimantan Barat membeli 10 MegaWatt listrik dari biomassa yang dibangun di Desa Wajok, Siantan, Kabupaten Mempawah.

Bima Putrajaya menandatangani dokumen jual-beli 10 MegaWatt listrik biomassa itu bersama Direktur Utama PT Rezeki Perkasa Sejahtera Lestari sebagai pengembang listrik swasta (IPP), Louis Suhendra.

“Listrik yang dihasilkan nantinya akan disalurkan melalui jaringan 20 kiloVolt sepanjang 5,6 kilometer sirkuit (kms) dari titik interkoneksi Gardu Induk Siantan ke Sistem Khatulistiwa,” kata Bima dalam keterangannya, Rabu (1/3/2017).

Dia menambahkan, untuk Sistem Khatulistiwa saat ini sudah melayani pelanggan PLN di Pontianak, Kubu Raya, Mempawah, Singkawang, Pemangkat, Sambas dan Bengkayang dengan daya mampu rata-rata 341 MW dan beban puncak rata-rata mencapai 294 MW. (rsk)

Editor: Sulaiman

Komentar