Pimpinan KPK melantik Febri Diansyah sebagai Juru Bicara (Jubir) KPK di ruang auditorium Gedung KPK, Jakarta Selatan, Selasa, (6/12/2016)/Foto Fadilah / NUSANTARAnews
Pimpinan KPK melantik Febri Diansyah sebagai Juru Bicara (Jubir) KPK di ruang auditorium Gedung KPK, Jakarta Selatan, Selasa, (6/12/2016)/Foto Fadilah / NUSANTARAnews

NUSANTARANEWS.CO – Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melantik Febri Diansyah sebagai Juru Bicara (Jubir) KPK. Pelantikan dilakukan di ruang auditorium Gedung KPK, Jakarta Selatan, Selasa, (6/12/2016).

Selain Febri, pimpinan KPK juga melantik dua orang lainnya. Mereka yaitu Wawan Wardiana selaku Direktur Penelitian dan Pengembangan, dan Dian Novianti selaku Kabiro SDM.

“Mudah-mudahan dengan ditempatkannya saudara-saudara di posisi ini, bisa menambah kinerja KPK,” tutur Ketua KPK Agus Rahardjo.

Mantan Ketua LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/jasa Pemerintah) itu juga mengimbau kepada seluruh pegawai KPK untuk meningkatkan kinerjanya.

“Yang ada di sini, mari tingkatkan kinerja kita. Tingkatkan perfomance kita. Saya juga sering ingatkan kalau kita harus lebih perform dari PNS biasa,” ucap Agus.

Wikipedia mencatat, Febri merupakan pria kelahiran Padang, Sumatera Barat. Dia merupakan seorang aktivis anti-korupsi Indonesia. Dia merupakan tamatan Fakultas Hukum, Universitas Gadjah Mada.

Dia juga aktif di Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Indonesia Corruption Watch (ICW). Ia ditempatkan dibagian program monitoring hukum dan peradilan, dengan tugas memantau jalannya proses peradilan kasus-kasus korupsi di Indonesia.

Febri masuk ke KPK pada tahun 2013 dan menjadi pegawai fungsional Direktorat Gratifikasi, dan merupakan lulusan dari Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) tahun 2007.

Terhitung sejak hari ini, Febri berarti menempati kantor juru bicara KPK yang selama ini kosong dan hanya dihuni oleh Johan Budi sejak tahun 2005. (Restu)

Komentar