Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional (PPI) Kementerian Perdagangan (Kemendag) Iman Pambagyo/Foto: Dok. Humas Kemendag
Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional (PPI) Kementerian Perdagangan (Kemendag) Iman Pambagyo/Foto: Dok. Humas Kemendag

NUSANTARANEWS.CO РDirektur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional (PPI) Kementerian Perdagangan (Kemendag) Iman Pambagyo menyatakan perundingan putaran ke-2 Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) memiliki peran strategis. Di mana hasil perundingan tersebut  akan menjadi landasan penentuan mekanisme dan arah perundingan selanjutnya.

“Kesepakatan putaran ini akan berisi tindak lanjut modalitas, persamaan persepsi level ambisi perundingan, serta klarifikasi usulan masing-masing delegasi termasuk usulan teks draf. Baru pada putaran berikutnya kami melihat ada negosiasi komprehensif. Putaran ini sangat penting dalam menetapkan arah perundingan ke depan,” ujar Iman yang juga Ketua Perunding Indonesia dalam IEU-CEPA melalui keterangan persnya, Senin (23/1/2017).

Iman menjelaskan, pertemuan putaran ke-2 ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan perundingan putaran pertama yang dilaksanakan pada 20-21 September 2016 di Brussel, Belgia. “Kali ini, kedua pihak akan membahas isu-isu seperti akses pasar perdagangan barang dan jasa, kepabeanan dan fasilitasi perdagangan, regulasi teknis di bidang sanitari dan fitosanitasi (SPS), regulasi teknis di bidang hambatan teknis perdagangan (TBT), dan belanja pemerintah,” ujarnya,

Selain itu, kata dia, dibahas pula hak kekayaan intelektual, persaingan usaha, transparansi kebijakan, penyelesaian sengketa, serta perdagangan dan pembangunan yang berkelanjutan. Hal-hal tersebut diyakini akan berdampak pada upaya peningkatan kerja sama perdagangan dan investasi kedua belah pihak. Namun, Iman mengungkapkan bahwa pada putaran ke-2 ini belum akan membahas paragraf per paragraf.

“Diharapkan hasil putaran ini dapat menjadi landasan perundingan berikutnya sehingga proses perundingan dapat diselesaikan sesuai tenggat waktu yang direncanakan,” imbuh Iman.

Setelah pertemuan putaran ke-2 IEU-CEPA, akan diselenggarakan pula pertemuan Working Group on Trade and Investment (WGTI) pada 28 Januari 2017. WGTI merupakan forum bilateral yang bertujuan membahas permasalahan terkait kelancaran arus perdagangan dan investasi kedua belah pihak melalui pertukaran informasi kebijakan dan peraturan yang saat ini berlaku.

Sesuai rencana, perundingan putaran ke-2 Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) akan digelar pada 24-27 Januari 2017 di Denpasar, Bali. (Sule)

Komentar