Prabowo Subianto dan SBY usai saling memberi salam hormat. Foto: Dok. Liputan6.com
Prabowo Subianto dan SBY usai saling memberi salam hormat. Foto: Dok. Liputan6.com

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon mengakui bahwa partainya tengah meminta waktu Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk bisa bertemu dengan Ketua Umum Prabowo Subianto.

“Ya,” ujar Fadli Zon membenarkan saat ditemui di gedung DPR, Jakarta, Selasa (25/7/2017).

Menurutnya, permintaan itu diajukan karena Partai Gerindra melihat adanya kesamaan sikap antara Partai Demokrat. Contohnya, yakni saat rapat pengambilan keputusan RUU Penyelenggaraan Pemilihan Umum (RUU Pemilu) menjadi UU Pemilu di DPR.

Saat itu, Fraksi Demokrat sejalan dengan Gerindra yang memutuskan untuk walkout dari ruang rapat.  Menurut Fadli, kesamaan sikap antara Demokrat dan Gerindra, termasuk dengan PAN dan PKS saat putusan UU Pemilu bisa menjadi landasan untuk membangun koalisi.

“Bahwa hasil dari rapat 20 Juli tentang RUU Pemilu itu saya kira menjadi satu patokan politik ke depan,”  ungkapnya.

Ia yakin dengan koalisi 4 partai ini akan membuat barisan oposisi semakin kuat. Termasuk, bisa menyajikan pasangan presiden yang kuat di Pilpres 2019.

“Kalau Gerindra kan hitung-hitungannya kalau berkoalisi dengan PKS cukup. Gerindra dengan PAN cukup. Gerindra dengan Demokrat apalagi. kalau berempat berkoalisi lebih kuat lagi. Kan begitu,” tuturnya.

Pewarta: Ricard Andika
Editor: Achmad Sulaiman

Komentar