Pertarungan Berebut Suara Pendukung Agus-Sylvi Untuk Ahok-Djarot dan Anies-Sandi

0
Foto bersama Cagub-Cawagub DKI Usai Debat/ Foto: Dok. detikcom / Rengga Sancaya
Foto bersama Cagub-Cawagub DKI Usai Debat/ Foto: Dok. detikcom / Rengga Sancaya

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama ata Ahok dengan Djarot Saiful Hidayat dan Anies Baswedan dengan Sandiaga Uno sedang bersaing dalam pertarungan panggung arena politik, demi perluas dukungan menuju putaran kedua pemilihan kepala daerah provinsi DKI Jakarta. Kedua pasangan itu mulai menggalang lobi politik, dengan mendekati pendukung Agus Harimurti Yudhoyon dengan Sylviana Murni.

Ahok-Djarot dan Anies-Sandi hampir telah dipastikan masuk di putaran kedua, terlihat dari hasil hitung suara Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta. Hingga Jumat(17/2/2017) pukul 08.00 data yang masuk 12.449 dari 13.112 TPS rekapitulasi telah mencapai 94,94 persen. Perolehan suara kedua pasangan tersebut  mengungguli pasangan nomor urut satu Agus dan Sylvi.

Tim Ahok mengklaim bahwa telah mengajak semua partai pengusung Agus yakni Partai Demokrat, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Persatuan Pembanguna (PPP) untuk bergabung ke koalisi pendukung Ahok.

Wakil ketua tim pemenangan Ahok-Djarot, yang juga politikus partai NasDem, Wibi Andrino menyatakan dia sedang menunggu kepastian dari petinggi partai tersebut. “Kami sangat membutuhkan dukungan yang luas,” ujar Wibi

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI P) Hasto Kristiyanto mengatakan hal yang senada pada Rabu, 15 Februari 2017 lalu di kediaman Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Jakarta Selatan. Ia menuturkan PKB, PPP, dan PAN menjadi prioritas untuk dirangkul. “Ketiganya partai pendukung pemerintah Joko Widodo,” kata Hasto.

Tak mau kalah, tim pemenangan Anies juga bergerak cepat. Ketua tim pemenangan Anies-Sandiaga, Mardani Ali Sera mengatakan, lobi ke partai lain itu dilakukan oleh Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto serta Presiden Partai Keadilan Sejahtera(PKS) Sohibul Iman. Gerindra dan PKS merupakan pengusung Anies-Sandi. “Pak Prabowo dan Pak Sohibul yang bertugas menghubungi partai lain,” ucap Mardani.

Ketua Partai Gerindra DPP Jakarta, Muhammad Taufik, juga telah menghubungi sejumlah petinggi partai lain pada Rabu, 15 Februari 2017 malam setelah pencoblosan. Taufik mengungkapkan telah menghubungi Ketua PKB Jakarta Hasbiallah Ilyas. “Dia bilang sih oke,” ucapnya. Hasbiallah mengakui telah dikontak baik oleh tim Basuki maupun Anies. “Kami akan rapatkan di Dewan Syuro,” kata Hasbi.

Sementara, juru bicara Partai Demokrat, Rachland Nashidik mengatakan, sampai saat ini partainya belum membuat keputusan. “Agus belum memutuskan apa pun di pilkada, tanpa mendengar suara warga Jakarta pendukung setianya,” kata Rachland.

Hal senada disampaikan Sekretaris Jenderal PPP, Arsul Sani menilai ajakan berkoalisi itu terlalu dini. “Kami akan berkonsolidasi di internal partai dulu,” ucapnya. Sedangkan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan mengatakan partainya membuka peluang untuk berkoalisi. “Kami perlu berkonsolidasi dulu,” kata Zulkifli.

Reporter: Richard Andika

Komentar