Kerjasama Indonesia-Prancis/Foto Ilustrasi/Nusantaranews
Kerjasama Indonesia-Prancis/Foto Ilustrasi/Nusantaranews

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Kunjungan Presiden Prancis, Francois Hollande, ke Indonesia disertai 40 pengusaha dan komitmen investasi senilai US$ 2,6 miliar atau Rp 34,5 triliun dengan estimasi kurs US$ 1 = Rp 13.300. Dikutip dari keterangan Kedutaan Besar Prancis, investasi itu tersebar di sektor energi, infrastruktur, dan bisnis ritel.

Rinciannya sebesar US$ 1 miliar atau Rp 13,3 triliun investasi di sektor energi. Kemudian, US$ 1,1 miliar atau Rp 14,6 triliun investasi di sektor infrastruktur, khususnya infrastruktur transportasi dan pariwisata. Terakhir, US$ 500 juta atau Rp 6,6 triliun investasi di sektor bisnis ritel.

“Jumlah tersebut belum mencakup investasi sebesar ratusan juta dolar maupun komitmen pengembangan kompentensi serta sejumlah realisasi investasi lebih dari lima puluh perusahaan Prancis di bidang kosmetika, pengolahan karet, pertanian, serta kedirgantaraan, yang ikut dalam rombongan Presiden,” sebut keterangan tertulis Kedutaan Besar Prancis, Rabu (29/3/2017).

“Sektor-sektor lain yang tercakup dalam sejumlah kesepakatan tersebut adalah Internet of Things (IoT) kerja sama maritim, industri kreatif dan pertahanan,” sambungnya.

Pada bidang pembangunan perkotaan, penandatangan pihak Prancis diwakili oleh Menteri Muda pada Kementerian Ekonomi dan Keuangan untuk urusan Industri, Digital dan Inovasi Christophe Sirugue. Sedangkan penandatangan untuk Indonesia diwakili Menteri Perkerjaan Umum (dalam konfirmasi) Basuki Hadimuljono.

Kerjasama juga dilakukan di sektor pariwisata. Dari pihak Prancis penandatangan dilakukan oleh Kementerian Ekonomi dan Keuangan untuk urusan Industri, Digital dan Inovasi Christophe Sirugue. Sementara dari pemerintah Indonesia ditandatangani Menteri Pariwisata Arief Yahya.

Adapun di bidang kemaritiman yang di dalamnya mencakup kesepakatan kerja sama antara kota La Rochelle dan kota Kendari, penandatangan langsung diwakili Walikota La Rochelle Bapak Jean-François Fountaine. Untuk Indonesia diwakili Wali Kota Kendari H. Asrun.

Reporter: Richard Andika

Komentar